Beranda Keislaman Hikmah Kenapa Sahabat Nabi Muhammad SAW Dimuliakan dalam Al-Qur’an?

Kenapa Sahabat Nabi Muhammad SAW Dimuliakan dalam Al-Qur’an?

Harakah.idSahabat Nabi Muhammad SAW. adalah orang-orang yang menyaksikan atau bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. dan mereka mengimani kenabian dan risalahnya ketika nabi hidup dan mereka meninggal dunia dalam keadaan Islam tetap beriman kepada Nabi Muhammad SAW. Inilah alasan kenapa sahabat Nabi Muhammad SAW dimuliakan dalam Al-Qur’an.

Sahabat Nabi Muhammad SAW. adalah orang-orang yang menyaksikan atau bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. dan mereka mengimani kenabian dan risalahnya ketika nabi hidup dan mereka meninggal dunia dalam keadaan Islam tetap beriman kepada Nabi Muhammad SAW. Imam Suyuthi menyebutkan bahwa jumlah sahabat nabi yakni seratus dua puluh empat ribu orang. Jumlah tersebut berdasarkan jumlah jamaah haji wada pada tahun kesepeluh hijriah. 

Ulama Ahlus sunnah wal jama’ah berpendapat bahwa seluruh sahabat nabi adalah orang yang adil dan seluruh hukum yang berasal dari mereka merupakan hasil ijtihad yang dibenarkan oleh syariat. Hasil ijtihad yang mana jika benar maka mendapatkan dua pahala, namun jika tidak benar maka mendapat satu pahala. Ijtihad mereka berlandaskan kepada ilmu yang mereka peroleh langsung dari Rasulullah SAW. 

Sahabat nabi merupakan orang-orang yang telah mendapatkan jaminan rida dari Allah SWT. Sehingga setelah menyebut nama-nama mereka dianjurkan untuk menambahkan kalimat radhiyallahu ‘anhum. Sebagaimana firman Allah SWT. Qs. At-Taubah [9] : 100

وَالسّٰبِقُوْنَ الْاَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَالْاَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِحْسَانٍۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَاَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ تَحْتَهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ – 

Artinya : Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa orang-orang yang pertama-tama masuk Islam, baik dari kalangan Muhajirin yang berhijrah dari Mekah ke Medinah, maupun dari kalangan Anshar, yaitu penduduk kota Medinah yang menyambut dengan baik kedatangan Rasulullah dan Muhajirin, dan begitu pula para sahabat yang lain yang mengikuti perintah Rasulullah dengan sebaik-baiknya, ketiga golongan ini merupakan orang-orang mukmin yang paling tinggi martabatnya di sisi Allah, disebabkan keimanan mereka yang teguh, serta amal perbuatan mereka yang baik dan ikhlas, sesuai dengan tuntutan Rasulullah SAW. Allah senang dan rida kepada mereka, sebaliknya mereka pun rida kepada Allah.

Rida Allah SWT. merupakan kemuliaan yang teramat besar bagi orang-orang yang memperolehnya. Secara jelas dalam ayat Al-Qur’an menyebutkan bahwasanya Allah telah meridai para sahabat nabi dan menganugerahi mereka surga sebagai tempat tinggalnya yang abadi. Dan itulah kemenangan yang agung dari sisi Allah bagi para sahabat nabi.

Dari Abdullah bin Mas’ud Ra. bahwasanya Nabi Muhammad SAW. bersabda

خَيْرُ النّاسِ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ

Artinya : Sebaik-baik manusia adalah generasiku (shahabat), kemudian orang-orang setelah mereka (tabi’in), kemudian orang-orang setelah mereka (tabi’it tabi’in).

Sahabat nabi adalah generasi terbaik umat manusia, sebab mereka memperoleh pendidikan dan pelajaran secara langsung dari Nabi Muhammad SAW. Mereka beriman kepada nabi dengan sebaik-baik iman, berjuang menegakkan syariat Islam, dan mendakwahkan ajaran Islam ke seluruh penjuru dunia dengan penuh ikhlah mengharapkan keridaan Allah SWT.

Mereka juga adalah orang-orang yang paling baik dalam pemahaman dan pengamalan terhadap syariat agama Islam, mereka menyaksikan langsung proses turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. sehingga tidak terjadi kesalahan dalam memahami wahyu karena dapat langsung ditanyakan kepada Nabi Muhammad SAW. mengenai hal-hal yang tidak mereka pahami.

Berdasarkan pemaparan di atas, maka bagi ahlus sunnah wal jamaah mengungkap kesalahan atau kekeliruan para sahabat nabi yang mulia adalah sesuatu yang diharamkan. Sebab, kemuliaan yang Allah berikan kepada sahabat nabi telah menutupi kesalahan dan kekeliruan mereka. Dan mustahil bagi umat Islam untuk mengungkap atau mencari-cari kesalahan dan kekeliruan meraka yang telah ditutupi dengan kemuliaan dari Allah SWT.

Diam! Maka kamu akan selamat” ungkapan ini yang sering disampaikan oleh para kyai kita ketika selesai mengisahkan berbagai perbedaan pendapat di kalangan sahabat nabi yang mulia.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...