Beranda Perkuat Islam Moderat, Kerajaan Saudi Arabia Ingin Gandeng Nahdlatul Ulama

Perkuat Islam Moderat, Kerajaan Saudi Arabia Ingin Gandeng Nahdlatul Ulama

Perkuat Islam Moderat Kerajaan Arab Saudi Gandeng Nahdlatul Ulama, Indonesia. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi Mewakili Raja Salman bertemu KH Said Aqil Siraj

JAKARTA  Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia melalui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi menjajaki kerjasama dengan Nahdlatul Ulama via PBNU untuk mengembangkan Islam moderat.

Hal itu terungkap dalam kunjungan dubes KSA ke Gedung PBNU di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Pusat, Selasa (2/7/2019) sore. Rombongan diterima Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siroj dan beberapa pengurus syuriyah dan tanfidziyah.

Di antaranya KH Nurul Yaqin Ishaq, Bendahara H Bina Suhendra, Sekretaris Jenderal Helmy Faishal Zaini, Ketua H. Robikin Emhas, H Eman Suryaman, H Umarsyah, dan Wakil Sekjen Ishfah Abidal Aziz.

Di antara obrolan mereka adalah tentang fenomena kekerasan atas nama agama Islam, terutama yang dilakukan ISIS, serta paham yang membid’ahkan kebiasaan umat Islam yang baik dan telah tumbuh berkembang di Indonesia. Seperti peringatan Maulid Nabi, Isra Mi’raj dan lain-lain.

Baca Juga: 1200 Ulama dari 139 Negara Sampaikan Piagam Mekah ke Raja Salman

Selain itu kedua belah pihak juga menjajaki kerja sama dalam berbagai bidang. Di antaranya dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.

Kiai Said dan dubes bercakap dengan bahasa Arab. Kiai Said sangat fasih dalam bahasa tersebut karena pernah tinggal di Arab Saudi selama 13 tahun saat menuntut ilmu sampai mendapat gelar doktor.

“Hari ini, PBNU kedatangan tamu mulia. Beliau adalah diplomat ulung, diplomat senior yang langsung mendapat amanah dari Raja Salman bin Abdul Aziz agar memperkuat, meningkatkan hubungan Indonesia-Saudi terkait kerja sama haji dan umrah, hubungan dagang, budaya, sosial. Mudah-mudahan Indonesia mendapat berkah dan kami sangat bangga gembira karena dubes Arab Saudi yang baru ini yang sangat terbuka, intelek, dan berpandangan sama dengan NU. Yakni sama-sama berpandangan Islam washatiyah (moderat), itu akan jadi titik keberangkatan kita,” papar Kiai Said kepada awak media selepas pertemuan tersebut.

Kerajaan Arab Saudi Gandeng Nahdlatul Ulama Perkuat Islam Moderat
Foto: www.timesindonesia.co.id

Menurut Kiai Said, hari ini nama Islam rusak karena munculnya sekelompok Islam yang radikal, ekstremis, dan teroris. Oleh karena itu, Arab Saudi dan Indonesia, khususnya NU, akan bergandengan tangan memperbaiki Islam yang penuh rahmat, ramah, damai, cinta, penuh kasih sayang, kemanusiaan.

Baca Juga: LAZISNU Bantu Pembebasan TKI yang Dibui di Arab Saudi

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqofah, Ciganjur, ini menambahkan, orang yang mengaku agama Islam, dan melakukan kekerasan atas nama agamanya adalah bertentangan dengan Al-Qur’an.

“Tidak boleh ada dakwah Islam dengan cara kekerasan, tapi harus dengan cara ramah dan damai,” pungkasnya.

Setelah bertukar cenderamata Dubes Kerajaan Saudi Arabia dan beberapa pengurus PBNU berfoto bersama di depan lukisan pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari di beranda ruangan Kiai Said.

Sumber: www.timesindonesia.co.id

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...