Beranda Keislaman Ibadah Ketika Ramadhan Dilarang Jamaah Di Masjid Karena Covid-19, Begini Cara Mudah Shalat...

Ketika Ramadhan Dilarang Jamaah Di Masjid Karena Covid-19, Begini Cara Mudah Shalat Tarawih Sendiri di Rumah

Harakah.idTata caranya sebenarnya sangat mudah jika kita telah memahami ilmunya. Untuk membantu kalian melaksanakan ibadah sunnah satu ini, kami akan menyajikan tata cara ringkas dan mudah.

Bulan Ramadhan merupakan bulan istimewa. Terdapat banyak keutamaan yang bisa diperoleh di bulan ini. Selain ibadah wajib seperti puasa dan shalat lima waktu, juga ada ibadah sunnah seperti shalat tarawih dan tadarus Al-Quran. Amalan yang pada bulan lain dianggap biasa, di bulan ini memiliki nilai tambah. Tak heran jika umat Islam berbondong-bondong beramal saleh selama bulan mulia ini.

Salah satu amalan khas bulan Ramadhan adalah shalat sunnah tarawih. Shalat sunnah ini hanya ada di bulan Ramadhan. Jadi sangat disayangkan jikan dilewatkan begitu saja. Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa mendirikan shalat pada bulan Ramadhan, sebagai bentuk keimanan dan usaha mendapat pahala, maka Allah akan mengampuni dosanya yang telah berlalu (HR Al-Bukhari).

Riwayat di atas menjelaskan bahwa shalat sunnah di bulan Ramadhan dapat menghapus dosa-dosa kita di masa lalu. Sebagian ulama menjelaskan bahwa dosa-dosa yang dapat dihapus dalam keterangan ini adalah dosa-dosa kecil saja, tidak mencakup dosa-dosa besar. Shalat sunnah yang dimaksud dalam riwayat di atas adalah shalat sunnah di malam hari, khususnya yang dikenal dengan nama shalat tarawih.

Di tengah banyaknya keutamaan menjalankan ibadah shalat sunnah tarawih, ternyata kondisi saat ini tidak memungkinkan kita melaksanakannya secara berjamaah di masjid sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena penyebaran virus Covid-19 yang mengkhawatirkan. Pemerintah membuat himbauan berisi larangan mengadakan perkumpulan, termasuk di antaranya adalah shalat berjamaah. Shalat tarawih yang dianjurkan berjamaah pun tidak dapat dilaksanakan di masjid.

Dengan adanya larangan berjamaah di masjid, bukan berarti kita tidak dapat melakukannya sama sekali. Kita dapat melaksanakannya di rumah, baik dilakukan secara sendiri maupun berjamaah dengan anggota keluarga. Tata caranya sebenarnya sangat mudah jika kita telah memahami ilmunya. Untuk membantu kalian melaksanakan ibadah sunnah satu ini, kami akan menyajikan tata cara ringkas dan mudah.

1. Berdiri menghadap kiblat. Ini ketentuan mutlak yang harus kalian lakukan. Kalian harus memastikan bahwa arah kiblat sudah benar. Gunakan kompas atau penunjuk arah kiblat digital yang ada di handphone kalian. Atau download saja aplikasi penunjuk arah kiblat. Ketika kalian sudah berdiri mantap menghadap kiblat, kalian bisa mulai masuk ke tahap selanjutnya. Yaitu berniat.

2. Berniat dalam hati akan melaksanakan shalat sunnah tarawih dua rakaat. Niat ini kalian laksakanakan bersamaan dengan lantunan takbir, bacaan Allahu akbar, untuk memulai shalat. Agar kalian mantap, ada baiknya jika sebelum membaca takbir kalian lafalkan niat melalui lisan kalian. Ini hanya untuk menambah kemantapan. Jika kalian sudah mantap, maka tak perlu kalian melafalkan niat. Niat juga tidak perlu pakai bahasa Arab. Cukup ucapkan dalam hati, saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat. Lanjutkan dengan takbir.

3. Membaca surat Al-Fatihah. Setelah takbir, kalian bisa langsung membaca surat Al-Fatihah. Membaca surat ini hukumnya wajib. Tidak sah shalat jika kalian tidak membacanya. Jika kalian ingin menambah bacaan Al-Quran lainnya, kalian bisa memilih bacaan yang kalian hafal. Bisa yang paling pendek. Boleh pula hanya beberapa potong ayat. Tidak harus tuntas. Jika kalian merasa kesulitan, sebaiknya tak perlu membaca apapun selain Al-Fatihah. Lanjut saja ke tahap selanjutnya, rukuk.

4. Rukuk. Setelah membaca Al-Fatihah, kalian segera membukukkan badan 45 derajat. Tahan sebentar. Kalian tak perlu membaca apapun dalam posisi ini. Jika mau, kalian bisa membaca tasbih, subhanallah, sebanyak tiga kali.

5. Iktidal. Setelah rukuk, kalian lanjutkan dengan berdiri tegak. Tak perlu baca apa-apa. Tetapi jika mau, kalian bisa juga membaca doa iktidal.

6. Sujud pertama. Dari posisi tegak, kalian langsung sujud. Tempelkan muka di lantai atau sajadah. Kedua telapak tangan menyentuh lantai. Tahan sebentar. Bila ingin dapat keutamaan, kalian dapat membaca tasbih. Subhanallah.

7. Duduk. Selesai sujud, pindah ke posisi duduk. Tahan sebentar. Jika mau, kalian bisa membaca doa duduk di antara dua sujud.

8. Sujud kedua. Duduk tenang kalian harus disudahi dengan sujud untuk kedua kalinya. Baca tasbih, subhanallah.

9. Berdiri untuk rakaat kedua. Kalian yang selesai sujud, lanjutkan berdiri tegak seperti rakaat pertama.

10. Baca Al-Fatihah. Lanjutkan ruku, iktidal, sujud, duduk, dan sujud.

11. Baca doa tasyahud akhir. Setelah sujud kedua di rakaat kedua, bacalah doa tasyahud. Atau doa yang biasa digunakan menutup ibadah shalat. Nanti akan kami posting.

12. Membaca salam. Setelah menyelesaikan bacaan doa tasyahud, kalian bisa melafalkan salam. Cukup katakan, assalamu’alaikum.

Selesai sudah ibadah shalat kalian untuk satu kali putaran.
Begitulah cara sederhana melaksanakan shalat sunnah tarawih dua rakaat. Kalian perlu mengulanginya lagi sebanyak sepuluh kali salam. Sepuluh kali salam artinya sama dengan dua puluh rakaat.

Agar afdhal, tutup shalat tarawih kalian dengan shalat witir tiga rakaat. Kalian bisa melakukannya seperti shalat maghrib, langsung tiga rakaat. Bisa juga pakai formasi dua rakaat dulu, salam, lalu tutup dengan satu rakaat lagi.

Baca Juga: Tata Cara dan Doa Shalat Witir, Penutup Shalat Malam di Rumah

Bagaimana, gampangkan shalat tarawih sendiri? Yuk, mulai belajar shalat tarawih di rumah agar kalian bisa tetap #DiRumahAja.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...