Beranda Kolom KH. Syamsudin Ahmad, Murid KH. Musta'in Romli yang Mendirikan Pesantren di Tanah...

KH. Syamsudin Ahmad, Murid KH. Musta’in Romli yang Mendirikan Pesantren di Tanah Rantau Rasau Jambi

Harakah.idKH. Syamsudin Ahmad adalah salah satu tokoh ulama Jambi yang punya kontribusi luar biasa dalam pengembangan keilmuan Islam di tanah Jambi.

Beliau adalah Almaghfurlah KH. Syamsudin Ahmad seorang ulama yang memiliki peran besar dalam perjuangan dan pengembangan agama islam, pendiri Pondok Pesantren Al-Hidayah Rantau Rasau dan salah seorang yang berperan besar dalam perkembangan thariqah khusunya di provinsi Jambi dan sekitarnya.

KH. Syamsudin Ahmad lahir di Jombang pada tanggal 11 mei 1940 M yang maa kemudian beliau mengikuti bai’at thariqah kepada Al-Mursyid DR. KH. Musta’in Ramly pada tahun 1963 M

Pada tahun 1976 M beliau hijrah ke Sumatra yaitu Provinsi Jambi ke wilayah yang saat ini dikenal dengan wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur. dan Alhamdulillah dengan dukungan masyarakat dan tokoh masyarakat maka pada tahun 1977 berdirilah sebuah lembaga pendidikan pesantren yang bernama “Miftahul Ulum” yang kemudian pada tahun 1981 berubah nama menjadi “Al-Hidayah” yang kemudian di resmikan oleh DR. KH Musta’in Ramly pada saat kunjungan beliau ke Jambi pada hari Senin 22 Oktober 1984.

Pada tahun 1982 beliau mendapatkan izin dari guru beliau Al Mursyid DR. KH. Musta’in Romly untuk mengembangkan dan membina Thariqah Qadiriyah wan Naqsabandiyah dan Alhamdulillah sejak saat itu perkembangan thariqah di wilayah provinsi Jambi hingga ke provinsi provinsi sekitar dari tahun ke tahun mengalami perkembangan dan peningkatan.

Amalan yang paling beliau sukai menurut keterangan dzuriyah beliau adalah “Istighasah” Yang disusun oleh Al-Mursyid KH. Muhammad Romly Tamim yang mana didalamnya terdapat tambahan dari putra beliau yaitu KH. Mustain Romly yang merupakan guru dari KH. Syamsudin Ahmad. Yang mana saat ini “Istighasah” tersebut menjadi amalan rutin yang dibaca oleh para santri di pondok yang beliau dirikan yaitu Pondok Pesantren Al-Hidayah Rantau Rasau.

Setelah beliau wafat tepatnya pada hari selasa (Pon) 2011, perjuangan beliau dalam pengembangan dan pembinaan thariqah dilanjutkan oleh putra beliau yaitu Ky. Ahmad Dahlan Syam. dan untuk penerus perjuangan pondok pesantren adalah putra beliau Ky. Ahmad Dahlan Syam dan Gus Muhammad Nur Sholeh (Gus Sholeh).

Semoga kita bisa dikumpulkan bersama beliau dan biografi beliau bisa menjadi motivasi bagi kita untuk semakin giat mendalami ilmu agama

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...