Beranda Khazanah Kisah Seorang Tentara Perang yang Jenazahnya Dimandikan oleh Malaikat

Kisah Seorang Tentara Perang yang Jenazahnya Dimandikan oleh Malaikat

Harakah.idGugur di medan pertempuran, jenazah seorang tentara ini langsung dimandikan oleh Malaikat

Sebagaimana telah masyhur bahwasanya orang yang gugur di medan pertempuran untuk membela agama Allah Swt., maka ia dikategorikan sebagai orang yang mati dalam keadaan syahid. Inilah Kisah seorang tentara perang yang dimandikan oleh malaikat.

Orang yang dipanggil oleh Allah dalam keadaan tersebut, maka menurut syariat ia tak perlu dimandikan dan dishalati. Bahkan pakaian yang ia gunakan berperanglah yang menjadi pembungkus jenazahnya. Contoh kasus semacam ini banyak dialami oleh para sahabat Rasulullah, yang merelakan dirinya untuk ikut berperang.

Terdapat kisah mengarukan yang terjadi pada masa Rasululah Saw., bahwa salah seorang sahabat beliau yang gugur di medan pertempuran dimandikan oleh malaikat. Setelah meninggal, ia kemudian dijuluki dengan Ghasilul Malaikah (orang yang dimandikan malaikat). Adapun nama asli sahabat tersebut ialah Hanzhalah bin Abi Amir. Ia terlahir dari Bani Dhabi’ah, salah satu keluarga di suku Aus.

Baca Juga: Perang Al-Abwa’, Perang Pertama Rasulullah yang Jarang Diceritakan

Ayah Hanzhalah bernama Abu Amir, salah seorang pendeta yang turut menolak ajaran Rasulullah Saw., bahkan berusaha menghalangi proses penyebarannya. Atas petunjuk Allah, anaknya yang bernama Hanzhalah justru termasuk orang yang mengimani kerasulan Muhammad Saw. Abu Amir selalu mendidih dan dongkol apabila melihat anaknya, setelah Hanzhalah bersyahadat.

Setelah Hanzhalah menetap sebagai pengikut Nabi Muhammad, ia juga turut dalam peperangan bersama Nabi. Di antara peperangan yang ia ikuti ialah perang Uhud, sebuah perang yang membuatnya meninggalkan istri yang baru dinikahinya untuk selama-lamanya.

Diceritakan bahwa, sehari sebelum berangkat perang Uhud, ia baru saja menikahi salah seorang putri dari Abdullah bin Ubay bin Salul, yang bernama Jamilah. Meski demikian, ia tetap begitu bersemangat untuk membersamai Rasullullah untuk menghalau serangan orang-orang kafir dalam peperangan.

Hal itu terbukti dengan responsnya tatkala mendengar panggilan untuk mengikuti perang. Padahal saat itu ia baru saja usai menggauli perempuan yang baru dinikahinya. Hanzhalah bergegas berangkat, bahkan masih dalam keadaan junub karena tak sempat mandi.

Baca Juga: Fragmen Sejarah Perang Uhud: Strategi Nabi dan Ingkar Komando yang Berujung Maut [4]

Singkat cerita, di medan pertempuran ia bertemu dengan Abu Sufyan bin Harb. Mereka berdua terlibat dalam pertarungan yang cukup sengit. Hanzhalah memang tampak mendominasi pertarungan di antara keduanya. Bahkan diceritakan bahwa Abu Sufyan sampai tersungkur dan hampir terbunuh dengan pedang Hanzhalah.

Karena terlanjur tak berdaya dan tak mampu menahan serangan Hanzhalah, Abu Sufyan akhirnya berteriak meminta meminta pertolongan kepada kawan-kawannya. Datanglah Syaddad bin al-Aswad untuk menolong Abu Sufyan. Tak kuasa melawan serangan Syaddad, sebaliknya, Hanzhalah akhirnya tersungkur di ujung pedang Syaddad bin al-Aswad.

Kepergian Hanzhalah bin Abi Amir pun membuat pasukan muslim bersedih. Mengiringi kepergian Hamzhalah, Rasulullah secara tiba-tiba menyampaikan suatu informasi yang cukup membuat kaget para sahabat. Nabi Muhammad menyatakan bahwa sahabat yang bernama Hanzhalah sedang dimandikan oleh malaikat. Menurut sebagian riwayat, beberapa sahabat lain juga ada yang melihat bahwa terdapat air mengucur di kepala Hazhalah.

Baca Juga: Resolusi Jihad Kiai Hasyim dan Landasan Kaidah Fikih di Balik Peristiwa Pertempuran Surabaya

Untuk membuktikan apa yang dikatakan, Rasulullah memerintahkan salah seorang sahabat untuk menemui keluarga Hanzhalah, dan bertanya apa yang terjadi sebelum ia berangkat berjihad. Istri Hanzhalah lantas menjelaskan bahwa, Hazhalah berangkat ke medan pertempuran dalam keadaan junub, karena tak sempat mandi setelah menggauli istrinya.

Sahabat tersebut kemudian menceritakan apa yang didengarnya dari istri Hanzhalah kepada Rasulullah Saw. Tidak berselang lama, Nabi Muhammad kembali menjelaskan bahwa itulah yang menjadi alasan mengapa Hanzhalah sampai dimandikan oleh malaikat. Inilah kisa Seorang Tentara Perang yang Jenazahnya Dimandikan oleh Malaikat.

Baca Juga: Asma’ Binti Yazid, Perempuan Pemberani Di Medan Jihad

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...