Kisah Yang Membuktikan Takdir Allah Adalah Yang Terbaik

0
3276

Harakah.idNasib yang buruk seringkali membuat seseorang putus asa dan kecewa. Padahal, ada rencana indah Allah di balik itu semua. Inilah kisah yang membuktikan takdir Allah adalah yang terbaik.

Terkadang kehidupan yang penuh kemalangan membuat seseorang putus asa. Membenci kehidupan sendiri, melupakan nikmat Allah lainnya yang tak terhitung serta lupa bahwa semua itu adalah sudah menjadi takdir Allah. Ketetapan atau takdir Allah adalah yang terbaik. Kita terkadang baru menyadari ketika kita telah berhasil melalui sebuah ujian.

Berikut ini adalah sebuah kisah dalam Al-Quran yang menjelaskan bahwa takdir Allah adalah yang terbaik. Kisah ini terdapat dalam surat Al-Kahfi 80-82. Kisah ini bercerita tentang Nabi Khidir yang sedang mengajari Nabi Musa tentang hikmah kehidupan. Allah SWT berfirman,

وَأَمَّا الْغُلَامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَنْ يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا (80) فَأَرَدْنَا أَنْ يُبْدِلَهُمَا رَبُّهُمَا خَيْرًا مِنْهُ زَكَاةً وَأَقْرَبَ رُحْمًا (81)

Dan adapun anak muda itu, maka keduanya adalah orang-orang mukmin, dan Kami khawatir bahwa Dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. (80)

Dan Kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya). (81)

QS. Al-Kahfi: 80-81 menggambarkan bahwa meninggalkan anak lelaki bukan untuk membuat kesedihan bagi kedua orang tuanya. Tetapi, Allah telah mentakdirkan anak tersebut menjadi anak yang jahat. Di kemudian hari, anak tersebut akan menyeret kedua orang tuanya ke dalam kesesatan dan kekafiran. Dengan meninggal dalam usia dini, orang tuanya terselamatkan dari keburukan si anak. Allah bermaksud mengganti anaknya yang telah meninggal itu dengan anak yang saleh, lebih baik kesuciannya, dan lebih menyayangi kedua orang tuanya.  

Di sinilah kita dapat mengambil hikmah di balik kematian seorang anak. Kematian keluarga terdekat merupakan sebab kesedihan yang mendalam. Tetapi, bila seseorang mengikuti takdir Allah secara sabar, maka dia akan tahu bahwa Allah punya rencana yang lebih baik. Takdir Allah adalah yang terbaik.

Kita mungkin sering merasakan kemalangan, kesialan, dan berbagai macam perasaan tidak menyenangkan. Kita terkadang menyesali nasib kita. Terkadang kita meratapi dan menyangkal nasib kita. Terkadang kita memprotes Allah atas ketentuannya. Tetapi kita lupa bahwa pilihan Allah adalah yang terbaik.

Demikian penjelasan singkat tentang kisah yang membuktikan ketetapan Allah adalah yang terbaik. Semoga dapat diambil hikmah dan ibrahnya.