Beranda Kabar Kolaborasi Kebaikan NU Care-LAZISNU dan Majelis Telkomsel Taqwa Salurkan Bantuan untuk Pelaku...

Kolaborasi Kebaikan NU Care-LAZISNU dan Majelis Telkomsel Taqwa Salurkan Bantuan untuk Pelaku UMKM

Harakah.idJakarta, NU Care NU Care-LAZISNU kembali menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat, dalam bentuk gerobak dan modal usaha usaha bagi para pelaku UMKM. Bantuan disalurkan secara simbolis di kantor NU Care-LAZISNU, Jakarta Pusat, pada Senin (8/11/2021) siang.

Alhamdulillah, hari ini, tim penyaluran kembali bergerak mendistribusikan bantuan dalam bentuk gerobak UMKM dan bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya di beberapa titik di Pulau Jawa,” kata Ketua Pengurus Pusat (PP) NU Care-LAZISNU, Muhammad Wahib.

Wahib menjelaskan, penerima bantuan antara lain pedagang kaki lima, pedagang asongan dan para pelaku UMKM lainnya.

“Dan masyarakat lainnya yang butuh dibantu, serta terdampak ekonomi dari adanya Covid-19. Bantuan tersebut merupakan implementasi program kerja sama dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), dalam pendistribusian dana zakat,” ucapnya.

Dewan Pengawas Syariah PP NU Care-LAZISNU, KH Mujib Qulyubi, yang hadir pada kesempatan tersebut, menambahkan bahwa menyegerakan untuk membayar zakat, terutama di tengah pandemi seperti ini adalah hal baik. Karena, menurutnya, secara tidak langsung dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan membayarkan zakat, maka seseorang telah memenuhi kewajibannya untuk membersihkan jiwa dan hartanya. Di samping itu, banyak masyarakat yang tengah terdampak pandemi akan terbantu dengan adanya pendistribusian zakat yang tepat sasaran,” jelas Kiai Mujib.

Dirinya juga berpesan kepada penerima bantuan, untuk bersyukur atas segala nikmat dan kesehatannya di tengah pandemi ini.

“Kita patut bersyukur karena diberi kesehatan serta kekuatan untuk melalui pandemi ini. Yang terpenting kita selalu berusaha, ikhtiar, dan jangan lupa untuk berdoa. Sisanya kita semua serahkan kepada Allah Swt,” pesannya.

Sementara itu, Penanggungjawab Program Kerja Sama NU Care-LAZISNU dengan MTT, Nur Hasan menyampaikan, kerja sama yang dilakukan oleh NU Care-LAZISNU dan MTT adalah kolaborasi kebaikan yang harus terus dibangun untuk membantu masyarakat.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Majelis Telkomsel Taqwa, khususnya untuk pendistribusian dana zakat ini. Ini adalah kolaborasi kebaikan antara NU Care-LAZISNU dan MTT, yang harus terus dibangun untuk membantu masyarakat, terlebih di masa kembali membangun ekonomi saat pandemi seperti ini,” ujar Hasan.

Hasan menuturkan, bukan kali pertama sinergi kegiatan dilakukan oleh pihaknya bersama MTT. Sebelumnya, kata Hasan, NU Care-LAZISNU dan MTT pada Januari 2021 telah menyalurkan bantuan untuk penanganan banjir di Kalimantan Selatan.

Pewarta: Ridwan Zein
Penyunting: Wahyu Noerhadi

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

5 Ayat Al-Quran yang Menjadi Dalil Muslimah Punya Hak Untuk Bekerja

Harakah.id - Tulisan ini akan membahas lima ayat Al-Quran yang memberikan nilai-nilai filosofis, tentang kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal...

Kepemimpinan Militer Laksamana Keumalahayati, “Inong Balee” di Benteng Teluk Pasai

Harakah.id - Keumalahayati menempuh pendidikan non-formalnya seperti mengaji di bale (surau) di kampungnya dengan mempelajari hukum-hukum Islam, sebagai agama yang diyakininya. Beliau...

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...