Beranda Kabar LAZISNU PBNU dan Bank Mandiri Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2022

LAZISNU PBNU dan Bank Mandiri Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2022

Jakarta LAZISNU PBNU memberangkatkan peserta Mudik Gratis tahun 2022, yang merupakan program kerja sama antara LAZISNU PBNU dengan Bank Mandiri. Pelepasan peserta mudik gratis dilakukan di depan Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/04/2022) siang.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa. Dirinya mendoakan semoga seluruh masyarakat yang mudik diberikan kemudahan dan kelancaran.

“Kami atas nama PBNU mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri, dalam kegiatan mudik bareng program kerja sama LAZISNU PBNU dan Bank Mandiri. Kami mendoakan semoga seluruh masyarakat yang mudik diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah Swt. Dapat bertemu keluarga, dan mudah-mudahan kembali ke Jakarta dalam keadaan sehat sentosa,” ucap Kiai Zulfa.

Ketua LAZISNU PBNU, Ali Hasan Al Bahar mengungkapkan bahwa mudik gratis ini merupakan wujud kepedulian PBNU untuk membantu meringankan beban para perantau yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H di kampung halaman.

“Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, LAZISNU PBNU bekerja sama dengan Bank Mandiri menyediakan 750 tiket gratis bagi pemudik. Selain tiket mudik gratis, peserta juga mendapatkan satu paket bingkisan lebaran dari LAZISNU PBNU. Terima kasih kepada Bank Mandiri, karena (program) ini bisa berjalan lagi setelah pandemi,” ungkap Habib Ali Hasan, sebelum melepas peserta mudik gratis, di halaman Gedung PBNU.

Baca Juga: Kapan Malam Lailatulqadar 2022? Nabi Sempat Akan “Membocorkannya”

Senada, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan kegiatan tahunan antara LAZISNU dengan Bank Mandiri dalam program ini bisa berjalan lagi setelah terjeda selama dua tahun akibat pandemi.

“Program kerja sama rutin, tahunan, program mudik gratis terjeda selama dua tahun akibat pandemi. Dan alhamdulillah sekarang bisa terlaksana. Kita bisa mengantarkan saudara-saudara kita untuk mudik gratis ke kampung halaman,” ujar Rohan.

Sementara itu Sekretaris LAZISNU PBNU, Moesafa mengatakan bahwa animo masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti mudik bersama PBNU ini. Panitia pun sudah menyiapkan 15 bus beserta fasilitas kesehatan berupa obat-obatan dan di dalam bus.

“Tidak hanya fasilitas transportasi, tapi diberikan juga toolkits kesehatan, dan bingkisan sembako,” katanya.

Menurut Moesafa, mayoritas peserta mudik gratis kali ini adalah pelajar, santri, dan mahasiswa yang berdomisili di Jabodetabek.

Dirinya berharap, program ini dapat bermanfaat untuk masyarakat.

“Dan selamat melakukan perjalanan bagi para pemudik. Semoga sehat dan selamat sampai tujuan, berjumpa dengan keluarga tercinta,” ujar Moesafa.

Baca Juga: Macam-Macam Zakat yang Harus Kita Bayar Ketika Memenuhi Syarat

REKOMENDASI

Demi 1 Hadis, Sahabat Nabi Ini Tempuh Jarak 4000 Km untuk Pastikan Hafalannya

Harakah.id – Kisah seorang sahabat yang rela menempuh jarak Madinah-Mesir hanya untuk mencocokkan satu hadis yang dihafalnya. Tidak...

Cara dan Waktu Puasa Syawal 6 Hari Harus Urut atau Boleh Terpisah-pisah?

Harakah.id – Cara dan waktu puasa Syawal 6 hari boleh dilakukan secara berturut-turut di waktu awal bulan, maupun secara terpisah-pisah di...

Dahulukan yang Mana? Ganti Utang Puasa Wajib Atau Berpuasa Syawal?

Harakah.id - Ganti utang puasa wajib atau berpuasa syawal? Mana yang harus dikerjakan dulu? Mungkin kalian bertanya-tanya. Dan simak artikel berikut...

4 Tujuan Puasa Yang Wajib Diketahui, Agar Ibadah Puasa Semakin Bermakna

Harakah.id - Puasa dalam Islam memiliki tujuannya sendiri. Berdasarkan petunjuk al-Quran, hadis, dan telaah para ulama, kita temukan sedikitnya empat tujuan...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...