Beranda Headline Lebih Dekat Kota Riyadh, Ibukota Kerajaan Arab Saudi Modern

Lebih Dekat Kota Riyadh, Ibukota Kerajaan Arab Saudi Modern

Harakah.idRiyadh telah menjadi kota terpenting di kawasan Jazirah Arab. Riyadh adalah ibukota kerajaan Arab Saudi. Sebagai ibukota kerajaan Arab Saudi, Riyadh memainkan peran penting di kawasan. Modernisasi berkelanjutan menjadi kunci pengembangan ibukota kerajaan Arab Saudi ini.

Ar-Riyadh, atau Riyadh dikenal, sebagai ibukota Kerajaan Arab Saudi, yang terletak di kawasan Nejd. Riyadh, berada tepatnya di tengah Semenanjung Arabia. 

Pada masa pra Islam, pemukiman dilokasi ini,  disebut: Hajar, yang didirikan oleh suku Bani Hanifah. Hajar, kemudian menjadi ibukota Yamamah, yang dipimpin oleh seorang gubernur bertanggung jawab atas sebagian  besar Arabia Tengah,  dan Timur di era  Dinasti Umayyah,  dan Abbasiyah. 

Hajar,  dikelilingi beberapa wadi dan terkenal , dengan buah kurma,  dan bunga orchard. Konon kabarnya,  nama asal mula kota ini diambil dari kata Arab Rowadhah( taman). Awalnya, merujuk  pemukiman  di mana terdapat banyak orchard. Namun, secara perlahan-lahan wilayah ini menjadi nama Riyadh

Diketahui, Riyadh semula merupakan oasis terpencil, Negeri Saudi Pertama asal dari leluhur keluarga Al-Saud, pendiri dan penguasa Arab Saudi hingga abad ke-18. Pada saat itu,  Riyadh dikelilingi tembok tidak melebihi 1 kilometer, yang masih menyimpan sisa-sisa arsitektur asli Riyadh di masa lalu. Benteng tembok tersebut dikenal, dengan nama Benteng Al-Masmak. 

Di bagian lain terdapat kompleks yang terdiri dari  sejumlah  bangunan rumah utama tradisional lumpur,  dengan kolom-kolom jendela raksasa. Daun pintu terbuat dari kayu,  dan sebagian besar kontruksi bangunan,  adalah: batu bata lumpur, jerami, dan batang kayu dalam kawasan kota tua itu. 

Taman Cagar Budaya Al-Bujajri, yang merupakan komplek rumah-rumah keluarga raja Saudi,  didirikan awal tahun 1800-an. Komplek tersebut berlokasi di Distrik Turaif, yang masuk wilayah Diriyah. Di  lokasi Kota Dir’iyah berada,  tepatnya di kaki bukit di mana Kota Turaif berlokasi. 

Baca juga:

Lebih Dekat dengan Dir’iyah, Ibu Kota Kerajaan Arab Saudi Pertama

Kawasan ini terbagi 3 wilayah, yaitu: Ghussaibah, Al-Mulaybeed dan Turaif, yang dibangun di atas perbukitan menghadap ke lembah. Dari 3 wilayah tersebut, Thaif merupakan daerah tertinggi. Dariyah memiliki beberapa situs penting mulai dari,  Pertama: istana Salwa. Istana Salwa terletak di Turaif memiliki 4 lantai, yang merupakan rumah pertama para amir Al-Saud dan para imam di masa awal Kerajaan Saudi berdiri. 

Komplek istana Salwa dibangun di era yang berbeda. Namun, komplek ini baru selesai di era Saud bin Abdul  Aziz Muhammad bin Saud tahun 1803-1814 M. Komplek istana Salwa  dilengkapi Museum Diriyah untuk memperkenalkan sejarah awal Saudi melalui pameran, kegiatan dan pertunjukan

Kedua, Istana Saad bin Saud terdiri beberapa lantai terkenal dengan taman kerajaan yang biasa digunakan beristirahat. Ketiga, Wisma tamu dan Pemandian At-Turaif, merupakan bangunan tradisional yang terdiri dari sejumlah taman dikelilingi kamar untuk para tamu. 

Pemandian Turaif dikenal gaya arsitektur beragam, karena menggunakan aneka material sebagai pelapis dindingnya. Keempat, Masjid Imam Mohammad bin Saud dibangun pada masa Muhammad bin Saud. Masjid ini juga menjadi edukasi agama bagi pelajar seluruh Semenanjung Arab. 

Kompleks Diriyah ini nantinya akan dibangun  Gerbang Diriyah, yang merupakan rumah leluhur keluarga kerajaan diubah menjadi tujuan wisata, budaya dan hiburan yang luas, dengan 20 hotel, 12 museum dan lapangan golf dibangun di sekitar situs warisan dunia UNESCO. 

Dua Menara Lambang Kemegahan Riyadh

Sejak ibukota Kerajaan Arab Saudi dipindahkan dari Jeddah ke Riyadh tahun 1980-an. Kota ini berkembang pesat dengan tatakota yang terencana. Kini, Riyadh berkembang menjadi kota modern

Lebih dari 5. 500. 000 jiwa mendiami kota ini, dan selanjutnya Riyadh terbagi menjadi 17 kecamatan dibawah Kotamadya pusat Riyadh. Riyadh juga terbagi menjadi 15 kabupaten/kota yang dipimpin oleh walikota Riyadh, dan Otoriyah Pengembangan Riyadh dipimpin oleh gubernur provinsi Riyadh. 

Riyadh memiliki cirikhas dengan dua menara  landmarknya:Burj Al-Mamlakah dan Burj Al-Faisaliyah. Burj Yamamah, adalah gedung pencakar langit setinggi 300 meter dengan lantai 99 lantai. Menara ini di bangun di atas tanah seluas 94. 230 meter persegi. Burj Yamamah dimiliki oleh sekelompok perusahaan,  termasuk Kindom Holding Company yang dipimpin oleh Al-Waled bin Talal, salah seorang pangeran keluarga kerajaan dan kolongmerat terkaya di dunia Arab. 

Burj Al-Faisaliyah, adalah gedung pencakar lain pertama yang dibangun di Arab Saudi, dan bangunan tertinggi kedua di Riyadh setelah Burj Yamamah. Bola emas diletakkan di puncak menara konon kabarnya dibangun terinspirasi oleh bolpoin. Keindahan lain yang bisa dinikmati ketika berada di puncak menara,  yaitu:restoran yang letaknya di dalamnya sambil melihat pemandangan kota Riyadh dari ketinggian. Lantai dasar menara, terdapat pusat perbelanjaan menjual beraneka ragam barang berstandar internasional. 

Riyadh, Salah Satu Kota Paling  Layak Huni di Dunia

Riyadh, kini mulai berbenah mengubah Riyadh, menjadi salah satu kota paling layak huni di dunia, yang diawasi langsung putera mahkota Mohammed bin Salman sebagai pemimpin komite. Kerajaan Arab Saudi berencana menginventasikan  dana sebesar 86 milyar rial,  atau setara USD23 miliar untuk mempercantik kota Riyadh. 

Kurang lebih 70. 000 tenaga kerja, melibatkan pembiayaan sektor swasta sebesar UDS13 miliar. Desain awal pekerjaan ini sedang berlangsung dan konstruksi sudah dimulai tahun 2019. Proyek kecantikan kota Riyadh membangun  Taman King   Salman yang nantinya menjadi taman terbesar di dunia. 

Taman Raja Salman terdiri dari:perumahan, hotel, dan ruang seni, yang menampilkan karya seniman lokal, internasional. Selanjutnya arena olahraga yang membentang dari timur sampai ke barat kota Riyadh, dengan jalur sepeda , pejalan kaki dan jalur kuda. Proyek ini diharapkan menciptakan puluhan ribu lapangan pekerjaan, dan memberi peluang rekreasi baru di kota Riyadh. 

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...