Lima Fakta Unik Gus Dur yang Jarang Dipublikasi dan Diketahui Orang-Orang

0
4263
Lima Fakta Unik Gus Dur yang Jarang Dipublikasi dan Diketahui Orang-Orang

Harakah.id – Lima fakta unik Gus Dur yang jarang sekali diketahui orang. -Fakta-fakta menakjubkan, yang semakin menyakinkan kita bahwa Gus Dur adalah sosok Bapak Bangsa yang sangat luar biasa. Kontribusi dan perannya dalam mempertahankan bangsa tidak perlu diragukan lagi.

Makamnya tidak sepi dari para peziarah. Dua kali saya menziarahi makam KH. Abdurrahman wahid atau yang populer dengan sebutan “Gus Dur”. Saya takkan melupakan jasa-jasa sahabatku, Sofyan afandi M.Hi. Selain ke makam Gus dur, tak lupa dia mengajak saya ke makam KH. Wahab Chasbullah. Dalam sebuah edisi khusus, majalah al-Kisah menobatkan Gus Dur masuk ke dalam daftar 10 tokoh berpengaruh di Jami’iyyah Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Pribumisasi Islam ala Gus Dur, Islam Madzhab Santai yang Ramah Terhadap Tradisi dan Kebudayaan Masyarakat

Namanya disejajarkan oleh Konsulat Jendral Amerika Serikat (AS) dengan tokoh dunia Martin Luther King, Jr. kedua tokoh ini diberi anugerah ‘Legacies of Pluralisme, Diversity and Democracy’. “Sebutan Bapak Bangsa atau julukan-julukan besar lain yang dilekatkan padanya tampaknya terlampau formil dan normatif. Gus Dur adalah sesuatu — ini atau itu dan bukan ini atau itu semua. Justru karena tak menempati suatu ruang tertentu Gus Dur bisa berada di mana saja. Ia tak berusaha membangun predikat khusus. Ia meluas dan menembus batas-batas.” Tulis Binhad Nurrohmat dalam artikel Gus dur yang slenge’an (lihat  Alif.id, 30 Desember 2017).

Tak perlu berlama-lama menulis prolog artikel ini. Inilah lima fakta unik Gus Dur yang jangan sekali diketahui orang-oranf;

Pertama, Penyebab Gus Dur Lengser Dari Kursi Presiden

Di hati para pendukung fanatiknya, lengsernya Gus Dur dari kursi presiden adalah hal yang tidak bisa diterima. Ada 2 sosok yang menjadi biang kerok. Pertama, Amien rais dan Kedua, Ir. Akbar tanjung. Ketika terjadi huru-hara di sebagian wilayah Jawa timur. Kantor Golkar, HMI dan aset milik Muhammadiyah jadi sasaran amuk massa.

Apa yang menyebabkan beliau dilengserkan dari kursi Presiden? Sejauh yang saya ketahui ada 4 penyebab utama. 1) Ketidakhadiran dan penolakan memberi pertanggungjawaban dalam Sidang Istimewa MPR, 2) Mengeluarkan dekrit, 3) Gus dur memecat dua menteri dari partai besar dan 4) Menunda perpanjangan kontrak PT. Freeport.

Mantan Jubir presiden Gus dur, Adhie M. massardi menuturkan, Amerika Serikat tidak suka Gus Dur menunda perpanjangan kontrak karya Freeport. Pada tahun 2000, mantan Menlu Amerika yang berpengaruh Henry Kissinger datang menemui Gus Dur di Istana. Kissinger yang kemudian menjadi Komisaris PT Freeport meminta Gus Dur memuluskan perpanjangan kontrak karya PT Freeport.

Tapi, Gus Dur melawan dan menegaskan tidak akan menggadaikan masa depan Papua. Pasalnya, kata Adhie, Gus Dur saat itu punya policy untuk melakukan moratorium tehadap Kontrak Karya baru yang berkaitan dengan sumber daya alam.”Gus Dur soalnya tahu semua Kontrak Karya yang dilakukan di zaman Soeharto banyak menyimpang dari UU dan merugikan rakyat Indonesia,” ujar Adhie, seperti dikutip laman Rakyat merdeka online.

Baca Juga: Ikhlas Dirinya Dimakzulkan, Gus Dur Tahan Ratusan Ribu Massa yang Hendak Menyerbu Jakarta

Kedua, Kelompok Minoritas yang Tidak Dibela Gus Dur

Beliau (Gus Dur) banyak memberi inspirasi bangsa ini, termasuk saya dalam memperjuangkan hak-hak kaum minoritas,” ucap Cak Nun. Istilah minoritas tak lain adalah kelompok seperti warga Tionghoa, pengikut Ahmadiah (qadian), Syiah, dan para Eks Tapol. Hanya saja tidak semua kalangan minoritas dibela Gus Dur. Gus Dur bukanlah pendukung kaum Gay dan Lesbian! “Lesbi dan gay itu masalah sakit jiwa. Kita tidak bisa bilang anti atau tidak anti kepada mereka, karena yang melakukan itu orang sakit. Saya berani berhadapan dengan siapapun, termasuk lesbian sendiri, untuk mengatakan bahwa mereka orang sakit. Jangankan lesbi-nya, bagi mereka yang merasa dirinya waria, wanita dan pria, bagi saya, itu sudah termasuk penyakit”. 

Masih menurut Gus Dur, “Dengan demikian orang gay atau lesbi berarti menyalahi kodrat kemanusiaan, di samping juga kodrat manusia yang lain, seperti kodrat menciptakan keluarga yang mawaddah wa rahmah.” tulis Gus Dur dalam buku Islam kosmopolitan (wahid Institute, 2010).

Ketiga, Gus Dur Menguasai 4 Bahasa Asing

KH. Wahid hasyim menguasai 3 bahasa asing. Sementara Gus dur ketika muda mampu menguasai 4 bahasa asing termasuk Belanda dan Jerman. Semua karena Guru lesnya, Willem Buhl (iskandar) dan bu Rubiah. Melalui bu rubiah, Gus dur bisa menguasai Bahasa inggris dan membaca buku-buku asing dikala anak seumurannya masih berjuang menghafalkan “Fa’ala yaf’ulu Fa’lan”.

Keempat, Gus Dur Punya Banyak Stok Humor

Satu-satunya Presiden RI yang punya banyak lelucon adalah Gus Dur. “Tahu nggak bedanya HMI dan PMII? kalau HMI menghalalkan segala cara. sedangkan PMII nggak tahu caranya” katanya dalam buku Sejuta hati untuk Gus dur (Gramedia, 2010). “Mana mungkin Presiden Amerika baca buku? Kalau dia baca buku berarti kelihatan dia enggak punya kerjaan. Nah, kalau presiden Indonesia, justru harus baca buku, sebab nggak ada kerjaan…” Berbagai lelucon yang diciptakan Gus Dur bisa pembaca telusuri dalam buku Ger-geran Bersama Gus Dur (Pustaka Alvabet, 2010).

Baca Juga: Semakin Hari Semakin Serius dan Kurang Lucu, Ketawa Gus Dur Sejatinya Adalah Solusi Bangsa Ini!

Kelima, Bersahabat dengan Orang Yahudi

Di masa kepemimpinannya, beliau melontarkan wacana hubungan dagang dengan Zionis. Dalam program Inside “Berdarah Yahudi: Bernafas Indonesia” yang tayang di stasiun Metro TV (2013), kedekatan indenesia dengan Israel makin intens, bahkan dia memiliki sahabat yahudi dan berkunjung ke Israel.

Ketika kuliah di Irak, Gus Dur punya sahabat yahudi bernama Ramin. Hampir setiap pekan Ramin dan Gus Dur bertemu membicarakan agama, filsafat, dan politik. “Dari Ramin-ah Gus Dur pertama kali mengetahui yudaisme dan pengalaman orang-orang yahudi” tulis Greg barton dalam buku Biografi Gus Dur. Dengan Shimon perez bukan rahasia lagi. Berkat kedekatan dengan shimon, Gus Dur bisa merekomendasikan beasiswa untuk Benjamin Ketang alias Nur Hamid. Benjamin dulunya aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yang menyabet gelar master di Israel.

Itulah lima fakta unik Gus Dur yang harus anda ketahui!