Lima Keutamaan Haji dan Fadilah Bagi Mereka yang Berangkat ke Tanah Haram Untuk Beribadah Haji

0
170
Lima Keutamaan Haji dan Fadilah Bagi Mereka yang Berangkat ke Tanah Haram Untuk Beribadah Haji

Harakah.idLima keutamaan haji berikut ini adalah sedikit dari sekian banyak keutamaan dan fadilah yang akan didapatkan mereka yang dengan ikhlas dan tulus memenuhi panggilan Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji.

Ibadah haji merupakan kewajiban agama sekali seumur hidup. Tentunya dengan harus memenuhi syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Meskipun ibadah haji hanya diwajibkan sekali seumur hidup, keutamaan yang termuat di baliknya cukup banyak dan menjanjikan. Dan keutamaan tersebut dijamin sendiri oleh Nabi melalui sabda-sabdanya.

Berikut lima keutamaan haji yang dijanjikan.

a. Orang yang berhaji statusnya sebagai tamu Allah.

عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الْغَازِي فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ، دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ، وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ (رواه ابن ماجه)

Diriwayatkan dari Ibn Umar, dari Nabi Saw bersabda: orang yang berperang di jalan Allah, serta yang berhaji dan umroh merupakan tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun mememnuhi panggilan-Nya. Dan (ketika) mereka meminta kepada-Nya, maka Dia pun mewujudkannya.” (HR. Ibn Majah)

b. Ibadah haji merupakan amal paling utama, sebagaimana sabda Nabi:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ أَفَلَا نُجَاهِدُ قَالَ لَا لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ (رواه البخاري)

Diriwayatkan dari Aisyah: dia bertanya kepada Rasulullah: kita melihat jihad (berperang) merupakan amal paling utama. Maka kami haruskah berjihad? Kemudian Rasulullah menjawab: tidak. Amal paling utama adalah haji mabrur.” (HR. Bukhari).

c. Haji yang dilakukan dengan baik dan benar, termasuk bekal yang digunakan maka jaminan balasannya adalah surga. Nabi pun telah menegaskan terkait hal ini:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ (رواه البخاري ومسلم)

Diriwayatkan dari Abi Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda: tidak ada balasan lain dalam haji mabrur selain surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

d. Dosa-dosa orang yang berhaji dijamin akan terhapus. Ini berdasarkan sabda Nabi:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ أَتَى هَذَا الْبَيْتَ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَمَا وَلَدَتْهُ أُمُّهُ (رواه البخاري ومسلم)

Diriwayatkan dari Abi Hurairah, Rasulullah bersabda: siapa saja yang mendatang baitullah ini (berhaji), kemudian tidak berkata kotor dan tidak melakukan perbuatan fasik, maka (nanti) ketika pulang (ke rumahnya) layaknya baru dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

e. Ibadah haji akan menghilangkan kefakiran dan dosa, sebagaimana sabda Nabi berikut:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ (رواه الترمذي والنسائي)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah bersabda: ikutilah umrah kepada haji, karena keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan dosa.” (HR. Tirmidzi dan al-Nasai).

Sebagai catatan bahwa lima keutamaan haji di atas dapat diraih dengan syarat haji yang dilakukan telah sesuai dengan syarat dan rukunnya. Selain itu juga, usaha untuk melaksanakan haji menggunakan cara yang benar berdasarkan agama. Dengan begitu, haji yang dilakukan akan menjadi haji mabrur, sehingga bisa mendapatkan keutamaan-keutamaan di atas, Insyaallah.