Beranda Keislaman Tafsir Memahami Cara Menghadapi Bencana Alam Menurut Al-Quran, Kuncinya Adalah Sabar

Memahami Cara Menghadapi Bencana Alam Menurut Al-Quran, Kuncinya Adalah Sabar

Harakah.idDan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.

Bencana alam merupakan satu kejadian yang bisa terjadi kapan saja yang dapat menyebab kan kegaduhan seperti gempa bumi, banjir, tsunami dan bencana alam lainya, seperti yang terjadi baru – baru ini di provinsi aceh seperti kabupaten aceh utara dan aceh tamiang yang di landa bencana banjir, dan bencana gempa bumi yang terjadi di cianjur baru baru ini.

Banjir dan gempa bumi kerap sering terjadi di Indonesia, kejadian ini sangat merugikan warga setempat, kenapa bisa di katakan dapat merugikan warga setempat? Itu dikarenakan banjir yang melanda kawasan tersebut telah menghancurkan rumah – rumah mereka, harta benda yang dibawa banjir terkadang banjir ini juga bisa menyebabkan korban nyawa.

Oleh sebab itu sikap seorang mukmin dalam menghadapi bencana alam itu dianjurkan adalah menerima dengan lapang dada dan memiliki sikap sabar, dikarenakan Allah menurunkan bencana alam pasti ada 2 kemungkinan yang sangat kita ketahui! Apakah itu sebagai ujian atau sebagai musibah yang allah berikan kepada orang- orang yang tidak mau bertaqwa kepadanya. Sebagaimana Allah sudah berfirman di dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 155 :

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Menurut tafsir kementrian agama RI, disebutkan bahwa Kehidupan manusia memang penuh cobaan, Dan kami pasti akan menguji kamu untuk mengetahui kualitas keimanan seseorang dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah buahan.

Bersabarlah dalam menghadapi semua itu. Dan sampaikanlah kabar gembira, wahai nabi Muhammad, kepada orang-orang yang sabar dan tangguh dalam menghadapi cobaan hidup, yakni orang-orang yang apabila ditimpa musibah, apa pun bentuknya, besar maupun kecil, mereka berkata, inna’ lilla’hi wa inna’ ilaihi ra’ji’un (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).

Mereka berkata demikian untuk menunjukkan kepasrahan total kepada Allah, bahwa apa saja yang ada di dunia ini adalah milik Allah; pun menunjukkan keimanan mereka akan adanya hari akhir. Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk sehingga mengetahui kebenaran.

Jadi bencana yang allah turunkan kepada kita merupakan salah satu ujian yang Allah berikan kepada ummatnya, sehingga allah bisa melihat tingkat kesabaran yang dimiliki oleh umatnya. Tergantung kepada manusia yang terkena musibah bagaimana dia mengatasi bencana yang datang kepadanya, apakah harus dengan selalu sabar dengan ujian yang allah berikan atau mencari tau kenapa Allah bisa menurunkan bencana kepada dirinya.

Terkadang bencana yang Allah turunkan tidak memandang siapa saja yang menghadapi bencana tersebut, bisa jadi orang yang shaleh, orang yang selalu bermaksiat kepada Allah, orang tua, remaja, maupun anak-anak. Apabila orang yang shaleh yang mendapatkan bencana maka mereka menganggap bahwa bencana tersebut merupakan ujian yang allah berikan, sedangkan apabila orang yang selalu bermaksiat kepada Allah maka itu merupakan salah satu peringatan yang Allah turunkan kepada dirinya, sedangkan bagi orang-orang yang kufur kepada Allah maka itu merupakan adzab yang Allah berikan kepadanya.

Kejadian yang baru – baru ini viral di medsos adalah gempa bumi melanda Cianjur yang menghadapi gempa bumi, seperti yang kita ketahui berapa banyak korban nyawa yang hilang, baik orang tua, remaja, ataupun anak-anak sekalipun, berapa banyak harta yang hilang rumah-rumah yang hancur serta rumah-rumah ibadah yang hancur disebabkan gempa tersebut lantas apa saja yang bisa menyebabkan allah menurunkan bencana ke pada hambanya.

Di bawah ini ada beberapa hal yang sering dilakukan manusia sehingga allah bisa menurunkan bencana alam :

1. Mengingkari atau mendustakan ayat-ayat Allah

2. Menyekutukan Allah Swt.

3. Tidak memberikan peringatan kepada orang-orang yang dzalim

4. Melakukan perbuatan zina dan riba secara terang-terangan.

5. Dan yang terakhir disebabkan manusia yang merusak alam itu sendiri.

Untuk hikmah yang bisa kita ambil dari kejadian ini bahwa tidak semua bencana alam yang Allah turunkan itu merupakan sebuah ujian kepada hambanya, terkadang Allah menurunkan satu bencana hanya untuk memperingati manusia bahwa tindakan manusia sering kali membuat Allah murka.

Sedangkan bagi orang yang senantiasa taat kepada Allah ketika mendapatkan ujian dari Allah baik berupa bencana ataupun ujian yang lain dianjurkan oleh nabi untuk selalu bersabar, sebagaimana Nabi Muhammad Saw memberi kabar gembira bagi kaum muslimin.

Dari Abu Said Al-Khudri dan Abu Hurairah Rasulullah Saw bersabda “Tidaklah suatu menimpa seseorang muslim, bak berupa rasa letih, rasa sakit, gelisah, sedih, gangguan, gundah gulana, bahkan duri yang menusuknya (adalah ujian baginya), melainkan dengan hal itu Allah akan mengampuni dosa-dosanya.“ (HR. Muslim).

Oleh sebab itu kesabaran merupakan kunci utama bagi orang yang beriman, dikarenakan dengan sifat sabar  Allah akan mengugurkan dosanya. Lantas bagaimana cara kita menjauhi bencana yang kian terus allah berikan kepada kita?

Salah satu cara kita menjauhi bencana yang akan datang kepada kita yaitu dengan memperbanyak melakukan ibadah kepada Allah dan memperbanyak sabar, seperti yang telah dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Dan ketika kita didatangkan sebuah bencana jangan pernah berputus asa dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita sehingga kita kufur kepada Allah disebabkan dengan sebuah bencana. Sebaliknya kita harus memperbanyak mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Artikel kiriman dari Annas, Mahasiswa Ilmu Alquran dan Tafsir, IAIN Langsa, Aceh

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

5 Ayat Al-Quran yang Menjadi Dalil Muslimah Punya Hak Untuk Bekerja

Harakah.id - Tulisan ini akan membahas lima ayat Al-Quran yang memberikan nilai-nilai filosofis, tentang kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal...

Kepemimpinan Militer Laksamana Keumalahayati, “Inong Balee” di Benteng Teluk Pasai

Harakah.id - Keumalahayati menempuh pendidikan non-formalnya seperti mengaji di bale (surau) di kampungnya dengan mempelajari hukum-hukum Islam, sebagai agama yang diyakininya. Beliau...

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...