Beranda Keislaman Muamalah Mempererat Solidaritas dan Saling Peduli adalah Sunnah yang Paling Sunnah, Lebih-Lebih di...

Mempererat Solidaritas dan Saling Peduli adalah Sunnah yang Paling Sunnah, Lebih-Lebih di Masa Corona

Harakah.idDi masa-masa sulit karena Corona seperti hari ini, solidaritas dan saling peduli antar sesama harus semakin direkatkan. Dalam sebuah Hadis Rasulullah mengatakan bahwa mereka yang memiliki kepedulian sosial, akan diganjar pahala besar dan dijauhkan dari segala macam kesulitan oleh Allah Swt.

Segala sesuatu tentu ada konsekuensinya. Kalau kita berbuat baik kepada orang lain, maka kita akan mendapatkan kebaikan. Begitu juga sebaliknya, kalau kita berbuat jahat kepada orang lain, suatu saat kita juga akan mendapatkan perlakuan yang sama dari orang lain. Apa yang kita rasakan hari ini, tak lain dan tak bukan adalah cerminan dari apa yang telah kita lakukan kepada orang lain.

Nabi Muhammad SAW dalam banyak riwayat senantiasa menganjurkan dan mengingatkan ummatnya untuk berbuat baik kepada siapapun, bahkan kepada hewan, tumbuh-tumbuhan dan alam semesta. Ini tak lain agar manusia selalu mendapatkan kebaikan dalam hidupnya. Ketika kita berbuat baik kepada alam semesta, misalnya dengan tidak menebang pohon sembarangan dan membuang sampah pada tempatnya, maka kita tidak akan pernah dilibas banjir.

Hadis yang sangat jelas mengingatkan tentang hal ini adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah sebagaimana berikut ini:

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال من نفس عن مؤمن كربة من كرب الدنيا نفس الله عنه كربة من كرب يوم القيامة، ومن يسر على معسر يسر الله عليه في الدنيا والآخرة، ومن ستر مسلماً ستره الله في الدنيا والآخرة، والله في عون العبد ما كان العبد في عون أخيه

Nabi Muhammad SAW bersabda, “barang siapa yang membantu kesulitan duniawi mukmin lainnya, maka Allah SWT akan membantu kesulitannya kelak di hari kiamat; barang siapa yang mempermudah urusan mukmin lainnya, maka Allah SWT akan permudah urusannya, baik di dunia maupun di akhirat; barang siapa yang menutupi aib muslim lainnya, Allah SWT akan tutupi aibnya di dunia dan akhirat. Sesungguhnya pertolongan Allah SWT ada tersedia selama seorang hamba menolong sesama saudaranya.

Dari hadis di atas kita pun bisa mengambil pelajaran, bahwa berbuat baik kepada orang lain, pada hakikatnya adalah berbuat baik kepada diri kita sendiri. Sebaliknya, berbuat buruk kepada orang lain, sejatinya kita telah berbuat buruk kepada diri kita sendiri.

Di masa-masa sulit karena Corona seperti hari ini, solidaritas, saling peduli dan saling membantu sangatlah diperlukan. Banyak orang di luar sana yang mungkin sedang kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Tidak perlu jauh-jauh, masing-masing dari kita seyogyanya memulai dari lingkup yang paling kecil; bertetangga. Pastikan tetangga kita di kanan-kiri rumah tercukup kebutuhan pokoknya. Dengan niat yang ikhlas dan tulus karena ingin membantu, insyallah Allah akan menyediakan ganjaran besar dan menjauhkan kita dari kesulitan-kesulitan, baik duniawi maupun ukhrawi.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...