fbpx
Beranda Keislaman Ibadah Menapaktilasi “Kebingungan” Nabi Ibrahim dan Anjuran Untuk Berpuasa di Hari Tarwiyah

Menapaktilasi “Kebingungan” Nabi Ibrahim dan Anjuran Untuk Berpuasa di Hari Tarwiyah

Harakah.id Di Bulan Dzulhijjah, Umat Muslim dianjurkan untuk melakukan puasa di Hari Tarwiyyah. Yaitu hari kedelapan di mana Nabi Ibrahim mengalami kebingungan atas mimpi yang dialaminya.

Tarwiyah adalah membawa bekal air untuk dipersiapkan pada hari Arafah. Selain definisi tersebut, ada juga yang mendefinisikan bahwa Tarwiyah merupakan momentum nabi Ibrahim bermimpi akan sebuah perintah agar menyembelih anaknya, nabi Ismail.

Tarwiyah secara bahasa berarti bingung. Ini adalah hari ketika Nabi Ibrahim masih mengalami kebingungan atas mimpi yang dialaminya soal perintah untuk menyembelih Nabi Ismail.

Terlepas dari perbedaan definisi dan latar sejarah di baliknya, yang jelas pada hari Tarwiyah, yakni tanggal 8 Dzulhijjah disunnahkan berpuasa. Dan kesunnahan ini tidak sekedar sunnah biasa. Namun sangat ditekankan untuk dikerjakan. Meskipun memang tidak ditemukan nash secara khusus yang menjelaskan tentang keutamaan puasa Tarwiyah.

Baca Juga: Ada Pahala Besar di Balik Anjuran Berpuasa di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Kendati demikian, ada nash lain yang menjelaskan keutamaan bulan Dzulhijjah, khususnya puasa 10 pertama Dzulhijjah, yakni sabda Nabi:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ قَالَ: مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِى الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ (رواه الترمذي)

nucare-qurban

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw bersabda: tidak ada hari-hari yang lebih dicintai bagi Allah Swt agar (memperbanyak) beribadah terhadap-Nya pada hari-hari tersebut ketimbang 10 hari Dzulhijjah, yang (pahala) puasa satu hari dari 10 hari tersebut setara dengan puasa setahun, dan bangun (untuk beribadah) setiap malamnya setara dengan bangun malam pada saat lailatul qadar.” (HR. Tirmidzi).

Meskipun digeneralisir, tapi keutamaan yang dijamin Nabi di atas sudah sangat besar. Pahala yang dijanjikan terkesan tidak sebanding dengan amal yang dilakukan. Begitulah Islam; tidak melihat kuantitas amal, tapi melihat kualitas dan memuliakan sebuah momentum. Termasuk dengan hari Tarwiyah, yang di dalamnya terdapat sejarah dan momen yang begitu mulia, sehingga saat itu dianjurkan berpuasa. Dan pastinya, pahala yang akan didapat minimal sebagaimana di dalam hadis di atas selama dikerjakan dengan baik dan benar.

- Advertisment -

REKOMENDASI

Ada Pahala Besar di Balik Anjuran Berpuasa di 10 Hari Pertama Bulan Dzul Hijjah

Harakah.id - Ada amalan lain yang disunnahkan bagi umat Islam pada bulan Dzul Hijjah, yaitu berpuasa. Di Bulan ini, kita sangat...

Lima Nilai Keutamaan Bulan Dzul Hijjah yang Harus Kamu Ketahui!

Harakah.id - Pada dasarnya, semua hari maupun bulan itu sama. Hanya kualitas perbuatan pribadi masing-masing saja yang membedakannya. Akan tetapi, Islam...

Cara Rasulullah Mendoakan Orang Sakit dan Kesunnahannya yang Tidak Gugur Meski Pandemi

Harakah.id – Menjenguk dan mendoakan orang yang sakit adalah sunnah. Namun di masa pandemi, ketika berkontak fisik dilarang, apakah kesunnahannya berangsur...

Tradisi Bertawassul Sudah Ada Sejak Zaman Ulama Salaf, Ini Buktinya…

Harakah.id - Pada zaman ini sebagian umat Islam dibingungkan tentang boleh tidaknya tawassul. Padahal tawassul sudah menjadi amalan rutin kebanyakan kaum muslimin. Entah dari...

TERPOPULER

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Hari ini kita banyak mendengar kata ijtihad. Bahkan dalam banyak kasus, ijtihad dengan mudah dilakukan oleh banyak orang, yang...

Jarang Disampaikan, Ternyata Inilah Keutamaan Beristri Satu dalam Islam

Harakah.id - Sunnah hukumnya bagi laki-laki untuk mencukupkan satu istri saja, sekalipun pada dasarnya ia diperbolehkan untuk menambahnya lagi.

Satu Kata dalam Al-Quran Yang Cara Bacanya Aneh

Harakah.id - Di antara kata Alquran terdapat kata yang cara bacanya tidak lazim. Berikut adalah contohnya. Membaca Alquran harus...

Jangan Tertipu, Ini 10 Ciri-Ciri Al-Mahdi yang Datang di Akhir Zaman

Harakah.id ­- Keterangan datangnya dan ciri-ciri Al-Mahdi bersumber dari hadis-hadis Nabi Saw. Di antara tanda-tanda akhir zaman adalah...