Beranda Khazanah Mengapa Ada Masyarakat Aceh yang Membaca Surah Al-Ahzab Ayat 56 Sebelum Azan

Mengapa Ada Masyarakat Aceh yang Membaca Surah Al-Ahzab Ayat 56 Sebelum Azan

Harakah.idTradisi yang menarik di Aceh Langsa adalah membaca Surat Al-Ahzab: 56 sebelum azan. Mengapa ada tradisi semacam itu?

Masyarakat Indonesia dikenal dengan beragam suku, bahasa, ras juga banyaknya tradisi-tradisi unik yang terkandung di dalamnya. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dan hal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, bisanya meliputi agama, bahasa, masakan, kebiasaan sosial, musik, dan seni. Salah satunya tradisi yang berasal dari Aceh tepatnya di Kota Langsa, tepatnya berada di desa Seuriget kecamatan Langsa Barat.

Tradisi yang menarik di Aceh Langsa adalah membaca Al-Ahzab Ayat 56 Sebelum Azan. Ini seperti dipraktikkan masyarakat di Desa Seuriget dan desa-desa lainnya. Masyarakat membaca ayat ini sebelum mengumandangkan azan. Sejatinya, ada makna tertentu dan sumber keagamaan tertentu yang mendasari praktik tersebut.

Allah SWT berfirman,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.

Pembacaan ayat tersebut dilakukan oleh seorang muazin di desa tersebut di atas. Menurutnya, pembacaan Qs. Al-Ahzab ayat 56  sebelum azan shalat mengikuti salah satu hadis Nabi. Menurutnya lagi, ada baiknya untuk bersalawat terlebih dahulu sebelum mengumandangkan azan. Ayat ini dilantunkan agar saat nama Rasulullah dilantunkan, semuanya bersalawat atas Nabi.

Dasar praktik ini adalah sebuah hadis dalam kitab Shahih al-Bukhari. Imam al-Bukhari meriwayatkan, Abul Aliyah mengatakan: “Shalawat Allah SWT merupakan pujian-Nya kepada Nabi di sisi para Malaikat. Sebaliknya shalawat para Malaikat merupakan doa.” Ibnu Abbas mengatakan: “Mereka bershalawat artinya mereka memohon barakah.” Demikian diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Ibnu Abbas.

Bukan cuma satu ulama yang mengatakan: “Shalawat Rabb merupakan rahmat serta shalawat Malaikat merupakan istighfar”. Arti ayat ini, Allah SWT mengabarkan kepada para hamba-Nya tentang peran seseorang hamba serta Nabi-Nya di sisi-Nya di alam besar. Allah memujinya di sisi para Malaikat muqarrabin, serta para Malaikat juga bershalawat kepadanya. Setelah itu Allah Taala memerintahkan penduduk alam dasar (bumi) untuk mengucapkan shalawat serta salam kepadanya, supaya menyatu antara pujian penunggu alam atas serta alam dasar sepenuhnya (M. Abdul Ghoffar E.M, Abu Ihsan Al-Atsari, Terjemahan Tafsir Ibnu Katsir).

Diriwayatkan oleh Imam Thabarani dalam Mujam Al-Ausath sebagai berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : كَانَ بِلَالٌ إِذَا أَرَادَ أَنْ يُقِيمَ الصَّلَاةَ قَالَ : السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، الصَّلَاةَ رَحِمَكَ اللَّه

Dari Abi Hurairah, dia mengatakan: Teman Bilal umumnya kala hendak mengumandangkan iqamah salat (terdapat pula yang memahaminya selaku azan) membaca salawat berbentuk, “Keselamatan untukmu wahai Nabi Muhammad SAW serta rahmat dan kasih sayang Allah. Kita hendak salat, mudah-mudahan Allah merahmatimu.”

Dilansir dari halaman bincang syariah, hadits ini bagi Al-Haitsami tercantum hadis yang bermasalah, sebab di dalam rangkaian sanadnya ada seseorang perawi yang bernama Abdullah ibn Muhammad ibn al-Mughirah, seseorang yang berasal dari Kufah serta sempat menetap di Mesir sepanjang sebagian waktu. Dia dikira lemah oleh para kritikus hadis. Imam al-Daruquthni ditanya oleh al-Sulami terpaut karakter Abdullah ibn Muhammad, dia menanggapi jika dia merupakan seseorang perawi yang dhoif (lemah).

Demikian tradisi pembacaan QS. Al-Ahzab: 56. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan mengapa ada masyarakat Aceh yang membaca Al-Ahzab Ayat 56 Sebelum Azan

Rama Dhani, Mahasiswa Ilmu Al-Quran dan Tafsir, IAIN Langsa Aceh.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...