Beranda Keislaman Akidah Mengenal Muktazilah, Kelompok Rasionalis Dalam Sejarah Islam yang Terpecah Menjadi Lima Belas...

Mengenal Muktazilah, Kelompok Rasionalis Dalam Sejarah Islam yang Terpecah Menjadi Lima Belas Kelompok

Harakah.id Mengenal Muktazilah adalah keniscayaan untuk memahami sejarah Islam secara total. Ia adalah kelompok, paham dan sekte teologi yang pernah berjaya di masa lalu. Bagaimana kabarnya kini?

Muktazilah adalah salah satu golongan yang pernah hadir dalam tubuh umat Islam. Pendirinya adalah Washil bin Atha’ dan Amr bin Ubaid. Keduanya pernah menjadi murid Hasan Al-Basri. Kemudian keduanya memisahkan diri dan membuat kelompok sendiri.

Muktazilah berarti kelompok yang memisahkan diri. Alasan Washil dan Amr memisahkan diri konon karena perbedaan pandangan dalam masalah takdir dan pelaku dosa besar. Hasan Al-Basri percaya bahwa nasib manusia sudah ditentukan takdir Allah. Menurut Washil dan Amr, manusia menciptakan perbuatannya sendiri. Bagi Hasan Al-Basri, pelaku dosa besar adalah mukmin. Menurut Washil dan Amr, pelaku dosa besar bukan mukmin dan bukan kafir. Tetapi fasik, yaitu status tengah-tengah antara mukmin dan kafir (al-manzilah bainal manzilatain).

Muktazilah mempunyai banyak aliran. Namun semua sepakat dalam lima ajaran pokok (ushul al-khamsah). Kelima ajaran pokok tersebut meliputi:

1.    Tauhid
2.    Keadilan
3.    Janji dan Ancaman
4.    Manzilah Bainal Manzilatain
5.    Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Al-Syahrastani mencatat bahwa aliran Muktazilah terpecah ke dalam lima belas golongan. Berikut adalah lima belas golongan dan kelompok sempalannya:

1.    Washiliyyah
2.    Huzailiyyah
3.    Nazzamiyyah
4.    Khattabiyah
5.    Hadisiyyah
6.    Bisyariyyah
7.    Muammariyyah
8.    Mardariyah
9.    Tsumamah
10.    Hisyamiyyah
11.    Jahiziyyah
12.    Khayyatiyyah
13.    Ka’biyyah
14.    Jubaiyyah
15.    Bahsyaniyyah

Seluruh aliran pecahan di atas telah punah. Paham yang dikembangkan kelompok tersebut juga tidak ada yang mengembangkan lagi. Sekarang, Muktazilah hanya ada dalam sejarah.

Namun demikian, sampai hari, masih banyak cendekiawan dan pemikir yang mengambil inspirasi dari kelompok teologi satu ini. Salah satu karakter yang banyak sekali diacu adalah gaya rasionalisme yang kental dalam tubuh pemikiran para tokoh Muktazilah.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...