Beranda Keislaman Akhlak Menghabiskan Sajian Makanan Adalah Cara Mensyukuri Nikmat Allah

Menghabiskan Sajian Makanan Adalah Cara Mensyukuri Nikmat Allah

Harakah.idSalah satu wujud dari mensyukuri nikmat yang Allah anugerahkan ialah dengan menghabiskan makanan yang disajikan untuk kita.

Makanan dan makan memang perkara sepele. Keduanya kita temui dan kita lakukans setiap hari. Tapi sadarkah kita, bahwa kebiasaan membuang-buang makanan dengan tidak menghabiskannya adalah bentuk tidak bersyukur?

Nabi Muhammad bersabda:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرُونَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلَا يَمْسَحْ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَهَا أَوْ يُلْعِقَهَا. رواه مسلم

Rasulullah SAW Bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian makan, maka janganlah dia mencuci tangannya sebelum ia menjilati [jari-jari tangannya] terlebih dahulu.

Menghormati makanan adalah sekian dari banyak ajaran Islam yang ditujukan untuk menghormati dan menghargai hal-hal lain di luar sesama manusia. Menghormati makanan berarti menghormati Dzat yang menurunkan makanan. Menghormati makanan juga berarti menghormati pihak-pihak yang terlibat dalam proses tersajinya sebuah makanan yang siap disantap.

Selain itu, Islam juga mengajarkan sebuah nilai untuk tidak suka menghambur-hamburkan sesuatu. Dalam al-Qur’an disebutkan bahwa “orang-orang yang mubaddzir (menyia-nyiakan sesuatu) adalah teman setan”. Artinya apa? Islam menghendaki umatnya untuk memanfaatkan setiap apa yang dia dapat dan meminimalisir semaksimal mungkin hal-hal untuk dibuang sia-sia. Dari semangat menghargai inilah sabda Nabi di atas muncul.

Jilati dulu jari-jari tangan kamu, sebelum kamu mencuci bersih tangan dan piringmu.” Barokah makanan yang diturunkan oleh Allah bisa saja ada di dalam butir paling terakhir dari makanan yang kita makan. Dengan memakan butir-butir sisa dan menjilati jari-jari, kita secara tidak langsung juga memastikan makanan yang Allah berikan hari ini telah kita maksimalkan dan habiskan.

Lalu bagaimana dengan ajaran Nabi untuk tidak makan sampai terlalu kenyang, sedangkan makanan kita masih banyak? Di sinilah manusia diajarkan untuk tidak berlebihan saat mengambil atau membuat makanan. Ada dosis dan porsi yang bisa ditakar sesuai dengan jumlah kebutuhan kalori manusia. Maka seyogyanya untuk mengambil makanan dengan porsi ala kadarnya, yang kira-kira akan habis sebelum kita benar-benar kenyang.

Makan dan menikmati makanan ala kadarnya juga akan membuat manusia rileks. Dia akan betul-betul menikmati tiap kunyahan. Dari satu suapan ke suapan lain, ada perenungan mengenai rejeki dan kasih sayang Tuhan yang telah memberinya makan. Dia juga akan punya waktu untuk berpikir, berapa banyak orang di luar sana yang tidak punya kesempatan menikmati makanan seperti dirinya?

Maka praktik membuang-buang makanan sejatinya bukanlah tradisi dan ajaran Islam. Ketika misalnya kita diberi rejeki yang berlebih, maka Islam menganjurkan untuk menyedekahkan dan menyalurkannya kepada orang yang membutuhkan. Itulah nilai-nilai yang terkandung dalam hadis Nabi yang kita baca di awal.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...