Beranda Keislaman Ibadah Menghadiri Pemakaman Dengan Mengenakan Pakaian Hitam, Apakah Memang Begitu Islam Mensyariatkannya?

Menghadiri Pemakaman Dengan Mengenakan Pakaian Hitam, Apakah Memang Begitu Islam Mensyariatkannya?

Harakah.idMengenakan pakaian hitam ketika menghadiri pemakaman kerapkali kita temukan. Pertanyannya, apakah memang begitu Islam mensyariatkan?

Apakah menghadiri pemakaman dengan mengenakan pakaian hitam adalah syariat Islam? Pertanyaan ini kerap muncul. Tidak heran, karena banyak tayangan di televisi yang menggambarkan bahwa setiap menghadiri pemakaman, seseorang seyogyanya mengenakan pakaian hitam.

Di antara kewajiban muslim terhadap muslim lainnya adalah mengurusi kematian, mulai dari memandikan, mengafani, menshalatkan, sampai menguburkan.

Semua itu wajib dilakukan dan hukumnya fardhu kifayah. Kalau sudah dilakukan oleh sebagian umat Islam, beban umat Islam lainnya sudah lunas. Sementara kalau tidak ada yang melakukan, maka seluruh umat Islam yang berada di lokasi itu bisa berdosa.

Memang di kota-kota besar seringkali orang menggunakan pakaian hitam pada saat mengurusi jenazah. Terutama ketika mengantar ke kuburan. Menggunakan pakaian hitam itu hukumnya bukanlah wajib dan bukan juga sunnah, hanya boleh saja, atau mubah.

Dalam Maushu’ah Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah disebutkan:

اتَّفَقَ الفُقَهَاءُ عَلَى أَنَّهُ يَجُوْزُ لِلْمُتَوَفَّى عَنْهَا زَوْجُهَا لَبْسُ السَّوَادِ مِنَ الثِّيَابِ….وَلَا يَجِبُ عَلَيْهَا ذَلِكَ بَلْ لَهَا أَنْ تَلْبَسَ غَيْرَهُ

“Seluruh ahli fikih membolehkan menggunakan pakaian hitam bagi perempuan yang ditinggal mati suaminya. Tapi itu bukan kewajiban dan dibolehkan bagi perempuan tersebut menggunakan pakaian yang lain”

Dengan demikian, dibolehkan bagi orang yang sedang berkabung mengenakan pakaian hitam, tapi itu bukanlah kewajiban, sehingga memakai pakaian selain warna hitam juga dibolehkan. Alhasil, mengenakan pakaian hitam adalah hal yang mubah; boleh dilakukan, dan boleh juga tidak dilakukan.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...