Beranda Khazanah Nama-Nama Nabi Muhammad dan Simbolisasi Karakter serta Kepribadiannya

Nama-Nama Nabi Muhammad dan Simbolisasi Karakter serta Kepribadiannya

Harakah.idNabi Muhammad memiliki banyak nama. Nama-nama atau julukan tersebut mewakili sifat, karakter dan kepribadian beliau yang mulia.

Nabi Muhammad adalah salah seorang Nabi dan Rasul yang memiliki banyak nama. Nama-nama yang disematkan kepada beliau adalah simbol sifat-sifat yang selama ini ada dalam diri beliau. Muhammad sendiri bermakna orang yang terpuji. Sejak lahir hingga dewasa, Nabi terkenal sebagai orang yang jujur dan berbudi pekerti baik. Lawan apalagi lawan mengakui baiknya perangai beliau sebagai seorang manusia.

Nama-nama Nabi Muhammad Saw. juga bisa dijadikan opsi untuk menamai anak-anak kita. Karena dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa sebaik-baiknya nama adalah “Abdullah” dan nama Nabi Muhammad Saw. Dalam hadis sendiri, banyak sekali nama-nama Nabi yang diketahui dan disampaikan oleh para sahabat. Seperti riwayat berikut ini:

وحَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَمِّي لَنَا نَفْسَهُ أَسْمَاءً فَقَالَ أَنَا مُحَمَّدٌ وَأَحْمَدُ وَالْمُقَفِّي وَالْحَاشِرُ وَنَبِيُّ التَّوْبَةِ وَنَبِيُّ الرَّحْمَةِ

Sahabat Abu Musa Al Asy’ari meriwayatkan, “Rasulullah Saw. menyebutkan beberapa nama kepada kami yang merupakan nama beliau pribadi,”Aku bernama Muhammad, Ahmad, Al-Muqaffa, Al Hasyir, Nabiyyut-Taubah dan Nabiyyur-Rahmah“. [HR. Muslim]

Dalam hadis di atas, selain Muhammad dan Ahmad, Nabi ternyata juga dinamai sebagai al-Muqaffa, al-Hasyir, Nabi Taubah dan Nabi Rahmah. Tiap nama memiliki faidahnya masing-masing sesuai dengan sifat dan fungsi Nabi Muhammad. Mengapa beliau dinamakan Nabi Rahmah? Karena beliau adalah Nabi yang penuh dengan kasih sayang dan mengajak umatnya menyembah Allah SWT dengan kasih sayang.

Menurut  Abu Bakar al-Araby al-Maliky, Rasulullah Saw. mempunyai hampir 1000 nama panggilan. Selain nama-nama tersebut, Rasulullah Saw juga memiliki nama-nama lain, salah satunya adalah al-Mahi dan al-Fariq. Beliau juga dikenal dengan nama Abul Qasim, nama kunyahnya. Atau nama laqabnya seperti al-Habib, al-Mustafa, al-Murtadho, al-Musyaffa’ dan al-Mujtaba. Seluruhnya merujuk kepada sifat-sifat Nabi itu sendiri.

Nabi menamai dirinya Al-Mahi yang artinya orang yang menghapus atau memberantas. Artinya beliau adalah penghapus kekufuran di Mekkah, Madinah, dan di wilayah lainnya. Beliau juga menamai dirinya Al-Hasyir yang berarti mengumpulkan. Artinya beliau adalah orang yang kelak akan mengumpulkan umatnya di Hari Kiamat. Nabi dinamai al-Musyaffa’ karena beliau adalah Nabi yang diharap syafaatnya kelak di Hari Akhir.

REKOMENDASI

Muslim Tapi Musyrik, Kerancuan Stigma dan Pemikiran Kaum Salafi Terkait Konsep Kafir dan Syirik

Harakah.id - Muslim tapi Musyrik adalah stigma dan status yang tampaknya baru lahir belakangan ini. Penyebabnya adalah, ada sebagian kelompok yang...

Kalau Hidup Anda Terasa Sempit Dan Sesak, Coba Amalkan dan Baca Shalawat Fatih Pelapang...

Harakah.id – Shalawat Fatih ini cocok dibaca ketika anda merasa hidup sesak dan sempit. Di satu situasi, kita seringkali merasa hidup...

Kita Sering Diceritakan, Bahwa Di Awal Penciptaan, Seluruh Malaikat Bersujud Kepada Nabi Adam. Benarkah...

Harakah.id - Malaikat bersujud kepada Nabi Adam adalah hal atau peristiwa yang seringkali dikisahkan dalam kisah-kisah permulaan Adam diciptakan oleh Allah....

Syukur Bisa Diungkapkan Dengan Banyak Cara, Salah Satunya Dengan Sujud. Ini Doa Ketika Sujud...

Harakah.id - Sujud Syukur adalah salah satu bentuk ungkapan yang terima kasih dan bersyukur. Syekh Nawawi dalam Nihayah al-Zain, mengutarakan ada...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...