Beranda Kabar Netizen Mempersolakan Penggunaan Simbol NU dalam Video “Puisi Paskah” Santri

Netizen Mempersolakan Penggunaan Simbol NU dalam Video “Puisi Paskah” Santri

Harakah.id – Meski anak yang baca puisi ini memakai kopyah NU, tapi isi puisi ini apakah bertentangan dengan akidah yang diyakini dan diajarkan di Nahdlatul Ulama?

Menyambut peringatan Hari Raya Paskah (12/4), beredar luas video yang menampilkan beberapa orang santri cilik mengenakan simbol NU yang sedang membacakan puisi. Dalam video yang beredar, disebut bahwa puisi itu ditulis oleh Ulil Abshar Abdalla 7 tahun yang lalu.

Sebagian netizen mempersolakan penggunaan simbol NU dan muatan puisi tersebut yang dinilai bertentangan dengan keyakinan Islam. Ahmad Tsauri, netizen NU dari Pekalongan, misalnya menulis, “Saya melihat ini sepintas tadi pagi, barusan ada yang bertanya, awalnya saya berpikir tak penting mengomentari ini, karena isinya jelas bertentangan dengan akidah Islam. Saya pikir masa ada muslim yang imannya tidak menolak bait-bait puisi dalam video itu.”

Tsauri juga menyayangkan jika anak-anak yang membacakan puisi yang viral itu benar santri pesantren NU. Dia menulis, “Jika betul video pembacaan puisi oleh santri putra/putri pesantren NU, maka kita sungguh merasa prihatin dengan kualitas pengurus dan mungkin juga pengasuh pesantrennya. Bagaimana mungkin kita merusak akidah putra-putri kita yang membaca puisi itu dan juga yang mendengarnya dari video.”

Senada dengan Tsauri, netizen NU lainnya bernama Dafid Fuadi, menulis, “Meski anak yang baca puisi ini memakai kopyah NU, tapi isi puisi ini bertentangan dengan aqidah yang diyakini dan diajarkan di Nahdlatul Ulama. Entah siapa yang bikin puisi ini dan yang menyuruh anak ini baca puisi ini. Puisi ini mengaburkan akidah yang diyakini NU dan Umat Islam pada umumnya.”

Rijal Mumazziq Z mengomentari, “Harus diakui, kelemahan sekaligus kelebihan NU itu ada pada kelonggarannya. Siapapun bisa mengaku NU dan menggunakan simbol-simbol NU, bahkan untuk menutupi niat busuknya. Contoh, seorang aktivis dari Jombang penyokong homoseksualitas dan pluralisme agama. Kesana kemari bawa nama nama NU, bahkan ngutip ayat al-Quran untuk melegitimasi homoseksualitas. Asu banget kan! Ada juga Abu Janda. Saya tahu dia Banser, tapi ketika mengungkapkan pendapat pribadinya di beberapa vlog, ngapain juga pakai seragam Banser? Cari bekingan?”

Belum ada penjelasan dari jajaran pengurus PBNU mengenai pencatutan simbol NU dalam video yang kontroversial tersebut. Apakah video tersebut merepresentasikan pandangan ormas Islam terbesar itu atau tidak.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...