Beranda Kabar NU Care-Lazisnu dan MPPA Salurkan Paket Gizi untuk Anak-anak di Jabodetabek

NU Care-Lazisnu dan MPPA Salurkan Paket Gizi untuk Anak-anak di Jabodetabek

Harakah.idPenanggungjawab program kerjasama NU Care-LAZISNU dan MPPA, Ahyad Alfida’i, menuturkan bahwa penyaluran bantuan tersebut sebagai upaya mengisi semangat di bulan Ramadhan untuk anak-anak.

Ramadhan adalah bulan berbagi berkah. Termasuk berkah bagi anak-anak Muslim. Pada Ramadhan tahun 2021 ini, Pengurus Pusat (PP) NU Care-LAZISNU bekerjasama dengan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mendistribusikan bantuan berupa 2.000 paket gizi untuk anak-anak yang berada di Jabodetabek.

Penanggungjawab program kerjasama NU Care-LAZISNU dan MPPA, Ahyad Alfida’i, menuturkan bahwa penyaluran bantuan tersebut sebagai upaya mengisi semangat di bulan Ramadhan untuk anak-anak.

“Mengisi semangat Ramadhan dengan berbagi paket gizi untuk meningkatkan imun anak. Adapun paket bantuan berisi vitamin, susu, biskuit, dan juga masker,” kata Ahyad di kantor NU Care-LAZISNU, Jakarta, Rabu (21/04/2021) sore.

Ahyad juga menerangkan, pendistribusian tersebut sebagai implementasi program dari hasil infak pelanggan melalui kasir di toko-toko di bawah MPPA.

“Hasil infak atau donasi yang digalang melalui kasir toko-toko di bawah naungan MPPA, yaitu Hypermart, Primo Supermarket, Foodmart Supermarket, Hyfresh, Boston, FMX, SmartClub, dan lainnya,” tutur Ahyad, Manajer Penyaluran PP NU Care-LAZISNU.

Dewan Pengawas PP NU Care, Achmad Sudrajat, memberikan apresiasi kepada MPPA yang turut mengambil peran dalam gerakan sosial untuk kesehatan anak.

“Terima kasih kepada PT MPPA yang ikut peduli dalam gerakan sosial bagi kesehatan anak-anak bangsa. Sukses selalu. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat yang sudah melakukan donasi melalui PT MPPA, melalui kasir, yang semua ini akan diserahkan, diberikan untuk program kesehatan anak. Berkah selalu untuk kita semua,” ucap Sudrajat.

Pewarta: Wahyu Noerhadi

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...