Beranda Keislaman Muamalah Orang yang Berhak Menerima Zakat. Siapa Saja?

Orang yang Berhak Menerima Zakat. Siapa Saja?

Harakah.id – Ada 8 golongan mustahiq atau orang yang berhak menerima zakat, sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah: 60.

Zakat merupakan salah satu rukun Islam. Seorang Muslim, yang telah memenuhi syarat, wajib menunaikan zakat. Secara umum, zakat terbagi menjadi dua macam. Pertama, zakat mal atau zakat harta yang wajib dikeluarkan ketika telah mencapai nishab. Kedua, zakat fitrah yang dikeluarkan setiap tahun sekali.

Terakit dengan zakat fitrah, waktu pelaksanaanya mulai ketika masuk bulan Ramadhan hingga selesai shalat Idul Fitri. Kemudian, setiap Muslim yang masih mendapati terbenamnya matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan, ia terbebani kewajiban untuk mengeluarkan zakat fitrah. Jadi, ketika ada seseorang yang meninggal sebelum terbenamnya matahari pada hari akhir bulan Ramadhan, maka tidak ada kewajiban membayar zakat bagi keluarganya. Namun jika meninggalnya setelah terbenamnya matahari, maka wajib bagi keluarganya membayarkan zakat orang tersebut.

Baca Juga: Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah

Sementara itu, jika ada seorang bayi yang lahir sebelum terbenamnya matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan, wajib dibayarkan zakatnya. Sedangkan bayi yang lahir setelah terbenamnya matahari, maka tidak dibayarkan zakatnya karena tidak mendapati terbenamnya matahari. Selain itu, syarat diwajibkannya zakat fitrah yaitu bagi seseorang yang mempunyai kelebihan harta untuk makan dirinya dan keluarganya pada hari itu.

Kewajiban zakat ini sebagaimana hadis dari Ibn Abbas Ra., ia berkata,

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ، مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ، فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ، وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ

“Rasulullah Saw mewajibkan zakat fitrah, sebagai pembersih bari orang yang puasa dari segala perbuatan sia-sia dan ucapan jorok serta sebagai makanan bagi orang miskin. Siapa yang menunaikannya sebelum shalat ‘id maka zakatnya diterima, dan siapa yang menunaikannya setelah shalat id maka hanya menjadi sedekah biasa.” (HR. Abu Daud dan Daruquthni)

Dari Ibn Umar Ra., ia berkata:

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى العَبْدِ وَالحُرِّ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى، وَالصَّغِيرِ وَالكَبِيرِ مِنَ المُسْلِمِينَ، وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَةِ

Rasulullah Saw. mewajibkan zakat fitrah dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum kepada setiap budak atau orang merdeka, laki-laki atau wanita, anak maupun dewasa, dari kalangan kaum Muslimin. Beliau memerintahkan untuk ditunaikan sebelum masyarakat berangkat shalat ‘id. (HR. Bukhari)

Baca Juga: Hukum Zakat Itu Wajib Bagi Setiap Muslim yang Telah Memenuhi Syarat

Zakat fitrah diberikan kepada mustahiq atau orang yang berhak menerima zakat. Ada delapan golongan yang berhak menerima zakat, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an,

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِنَ اللهِ وَاللهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para Mu’allaf yang dibujuk hatinya,untuk (memerdekaan) budak, orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Biajaksana. [QS. At-Taubah: 60]

Dari ayat di atas, dapat kita rinci, bahwa orang-orang yang berhak menerima zakat ialah:

  1. Orang-orang fakir.
  2. Orang-orang miskin.
  3. Pengurus-pengurus zakat.
  4. Para mu’allaf (orang yang dibujuk hatinya masuk Islam).
  5. Untuk memerdekakan budak.
  6. Orang-orang yang berhutang.
  7. Fi Sabilillah.
  8. Musafir.
Baca Juga: Sudah Bayar Pajak, Kenapa Masih Wajib Membayar Zakat?

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...