Beranda Keislaman Akhlak Panduan Menyikapi Berita Perselingkuhan Selebritis, Biar Gak Asal Ikut-Ikutan

Panduan Menyikapi Berita Perselingkuhan Selebritis, Biar Gak Asal Ikut-Ikutan

Harakah.id Muslim yang sejati hendaknya tidak menyebarkan aib saudara muslim yang lain, sekalipun itu benar. Inilah panduan menyikapi kasus perselingkuhan selebritis, biar gak asal ikut-ikutan.

Seorang yang istimewa akan kalah dengan orang yang selalu ada. Se-istimewa bagaimanapun orang tersebut, ketika dia dibutuhkan, lantas orang lain yang berada di sampingnya, besar kemungkinan orang istimewa tersebut akan terkalahkan.

Lagi-lagi publik digemparkan dengan berita panas seakan-akan membakar dunia maya, dengan merebaknya kabar seorang vokalis religius kenamaan asal Bandung berinisial NS, artis terkenal dengan nyanyian sholawat yang begitu nyaman didenger oleh gendang telinga siapa pun.      

Kabar yang menggemparkan publik bahwa NS menjadi penyebab akan retaknya hubungan rumah tangga antara AS –Gitaris grup musik Sabyan Gambus –dengan istrinya, bahkan info yang mutakhir hubungan keduanya sudah berada di ujung tanduk.

Hemat penulis, berita ini perlu ditelisik kembali kevalidan-tidaknya, karena info yang beredar masih simpang siur, artinya NS yang dikabarkan menjadi penyebab rusaknya sebuah hubungan masih belum mencapai kebenaran yang pasti, karena berita lain-salah satu sahabat NS- menyatakan bahwa NS merupakan seorang good looking- sopan tidak pernah melakukan hal aneh-, bahkan dalam berita tersebut sahabatnya blak-blakan menyebut NS sudah memiliki pacar yang masih duduk di bangku kuliah. Tidak hanya sahabat NS yang angkat bicara ayahanda NS pun berkomentar dan membantah semua tuduhan yang ditujukan kepada anaknya tersebut.

Terlepas dari benar tidaknya info di atas, perlu kiranya dalam menjustifikasi sesuatu tidaklah keburu, mungkin hal ini terlalu pagi untuk diungkapkan mengingat masih belum validnya sebuah berita yang timbul dari orang-orang tidak bertanggung jawab. Dan mirisnya hebit yang terbangun di kalangan kita ialah menganggap buruk seseorang sebab tersandung kerikil yang kecil, sekalipun orang tersebut terkenal baik. Jadi seakan-akan kebaikan yang sudah banyak ditorehkan akan kalah dengan satu keburukan.

Keburukan seseorang merupakan sebuah keniscayaan, karena dengan watak manusia yang tidak memiliki sifat kesempurnaan. Islam mengajarkan bahwa muslim yang baik ialah muslim yang selalu berusaha menjadi lebih baik daripada sebelumnya, selalu melakukan muhasabah diri, tidak berdiam diri dengan keburukan. Islam pun juga mengajarkan bagaimana menyikapi saudara muslim yang lain ketika melakukan sebuah keburukan- sebuah aib –dengan tidak menyebarluaskan keburukan tersebut ke khayalak umum lebih-lebih keburukan yang dilakukan masih belum bisa dipastikan kebenarannya.

Oleh karena itu, muslim yang sejati hendaknya tidak menyebarkan aib saudara muslim yang lain, sekalipun itu benar. Karena, ketika aib itu dibeberkan di khalayak umum, maka dia akan merasa tersakiti. Panduan menyikapi berita perselingkuhan ini diajarkan oleh baginda rasulullah SAW.

Dalam sebuah hadist beliau menuturkan:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِي الدُّنْيَا، إِلَّا سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ«

“Diriwayatkan dari Abi Hurairoh, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: tidaklah seorang hamba menutup (aib) hamba yang lain di dunia, kecuali Allah akan menutupi (aib) nya di dunia dan akhirat”. (Shahih Muslim, J. 4. Hal. 2002).

Ala Kulli Hal, ketika kita tidak mengetahui pasti sebuah kebenaran dari merebaknya isu, hendaknya kita mengambil sikap diam, dan lebih baik berdoa agar seseorang yang ditimpa musibah mendapatkan solusi dan jalan keluar dari masalah tersebut, dari pada menyebarkan keburukan orang lain yang berpotensi akan menyakiti perasaannya.

Kalau memang yang bersangkutan melalukan kesalahan, cara yang paling bijak ialah melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib, yang memiliki otoritas tinggi, bukan malah main hakim sendiri. Demikian panduan menyikapi berita perselingkuhan. Wa Allahu A’lamu Bis Showab.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...