Beranda Keislaman Doa Penting! Ini Alasan dan Dalil Mengapa Kita Harus Memperbanyak Shalawat Kepada Nabi

Penting! Ini Alasan dan Dalil Mengapa Kita Harus Memperbanyak Shalawat Kepada Nabi

Harakah.id – Orang yang disebut pelit adalah orang yang enggan bershalawat ketika disebut nama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam (saw). Perbanyak shalawat. Shalawat adalah perintah Allah yang Allah sendiri juga melakukannya.

Seluruh ulama menyepakati baca shalawat termasuk kesunnahan dan perbuatan baik. Bahkan dianjurkan untuk memperbanyaknya. Terutama ketika disebut nama Nabi Muhammad. Karena orang yang tidak bershalawat ketika nama Nabi Muhammad disebut dia termasuk orang yang pelit.

Rasulullah berkata:

اَلْبَخِيْلُ مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ

Orang pelit itu adalah orang yang ketika disebut namaku ia enggan bershalawat” (HR: al-Tirmidzi).

Baca Juga: Memahami Tawaran Model Gerakan Islam Muhammad Iqbal, Seorang Mujaddid Islam Asia Selatan yang Patut Diperhitungkan

Perbanyak shalawat. Karena shalawat merupakan ibadah yang diperintahkan Allah, dan Allah sendiri berserta para malaikat-Nya juga melakukannya.

Dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 56, Allah menyatakan tegas hal ini.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. [QS: Al-Ahzab: 56]

Baca Juga: Tradisi Mahallul Qiyam dan Alasan Kenapa Harus Berdiri Ketika Mendendangkan Shalawat

Perbanyak shalawat, karena orang yang selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad akan mendapatkan ganjaran terbaik di sisi Allah. Bahkan satu kali shalawat akan dibalas dengan sepuluh shalawat dari Allah SWT. Rasulullah berkata:


مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْر

Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” [HR. Muslim, no. 408]

Baca Juga: Apakah Nabi Butuh Didoakan? Penjelasan Mengapa Kita Membaca Shalawat

Dalam hadis riwayat At-Tirmidzi juga disebutkan, “orang yang paling utama di hari akhirat kelak adalah orang yang paling banyak bershalawat kepada Nabi Muhammad saw.”

Semoga dengan shalawat tersebut menjadi jalan untuk memperoleh syafaat Nabi Muhammad di hari akhirat kelak.

Baca Juga: Pilih Banyakin Shalawat Atau Istighfar? Ini Kata Imam Ar-Ramli
Baca Juga: Menulis Shalawat Nabi Ternyata Juga Ada Pahalanya, Jangan Hanya Membacanya

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...