Beranda Keislaman Hikmah Pernah Mimpi Digigit Ular, Ini Maknanya Menurut Ibn Sirin

Pernah Mimpi Digigit Ular, Ini Maknanya Menurut Ibn Sirin

Harakah.id – Tradisi menafsirkan mimpi menjadi khazanah tersendiri bagi umat Islam. Seperti tafsir Ibn Sirin tentang makna mimpi digigit ular.

- Advertisement -

Banyak di antara kita yang pernah mendengar bahwa mimpi digigit ular adalah pertanda akan segera menikah. Sayangnya tidak banyak yang tahu dari mana sebenarnya keterangan ini bermula. Apakah benar mimpi tersebut berarti seseorang yang masih singel akan segera menuju ke pelaminan?

Menafsirkan Mimpi Bukan Klenik

Menafsir mimpi bukanlah suatu hal klenik atau tabu. Upaya menafsir mimpi juga pernah dilakukan oleh seluruh anak adam, tak terkecuali Nabi Yusuf, beliau adalah Nabi yang terkenal sebagai penakwil mimpi. Dalam Islam, mimpi digunakan sebagai mengukur kadar kejujuran seseorang, semakin jujur seseorang ketika terjaga maka semakin benar mimpi dalam tidurnya, ini didasarkan kepada sabda Nabi Saw.

إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ أَنْ تَكْذِبَ وَأَصْدَقُهُمْ رُؤْيَا أَصْدَقُهُمْ حَدِيثًا وَالرُّؤْيَا ثَلاَثٌ فَالرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ بُشْرَى مِنَ اللَّهِ وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ بِهِ الْمَرْءُ نَفْسَهُ فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ وَلاَ يُحَدِّثْ بِهَا النَّاسَ

Apabila telah dekat waktunya (hari kiamat) hampir saja mimpi orang yang beriman tidak akan berdusta. Yang paling benar mimpinya adalah orang yang paling jujur ucapannya. Mimpi itu ada 3, mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah, mimpi yang buruk yang berasal dari setan dan mimpi yang berasal dari diri manusia sendiri, maka apabila salah satu dari kalian memimpikan sesuatu yang dibenci hendaklah ia bangun sholat dan tidak menceritakannya kepada orang lain. (HR. Abu Dawud, al-Tirmidzi, Ibn Majah, Ahmad bin Hanbal, al-Thabarani, dan al-Hakim)

Penjelasan Ibnu Sirin

Muhammad Ibn Sirin (w.110 H) pernah menulis sebuah kitab yang berjudul Tafsir al-Ahlam, kitab yang memuat tentang kumpulan mimpi-mimpi dan cara memahaminya. Ibnu Sirin menyebut bahwa mimpi yang benar itu ada dua macam; pertama adalah mimpi benar yang tidak membutuhkan penafsiran karena telah jelas tergambar dalam mimpi; dan kedua adalah mimpi yang membutuhkan penafsiran karena ia mengandung hikmah dan makna lain di luar yang dilihat dalam mimpi.

Berkaitan dengan mimpi bertemu dengan ular dalam bahasa Arab ular disebut dangan “hayyah” bentuk jamaknya adalah hayyaat. Kata “hayyat” serumpun dengan kata hidup yang dalam bahasa Arab juga disebut “hayaah”. Ular di dalam mimpi adalah simbol yang membutuhkan penafsiran, ia bisa berarti musuh, negara, harta, perempuan atau anak, atau sumber-sumber kehidupan lainnya.

Jika seseorang bermimpi bertemu ular yang sangat besar (tsa’baan) dalam mimpinya, sedangkan ia tidak takut menghadapinya, maka menurut Ibn Sirin berarti ia akan memeroleh kekuatan (Quwwah) dan kekuasaan (Dawlah).

Sebaliknya jika seseorang bermimpi dan melihat di dalam mimpinya ia sedang memasukkan ular ke dalam rumahnya, maka hal itu
menunjukkan adanya musuh yang ingin berbuat buruk kepadanya. Akan tetapi jika ular yang masuk ke dalam rumah tersebut berhasil ditangkap kembali, maka orang yang memimpikan hal tersebut akan memeroleh keuntungan dari orang yang jahat kepadanya. Hal ini menurut Ibn Sirin sesuai dengan firman Allah:

قَالَ خُذۡهَا وَلَا تَخَفۡۖ سَنُعِيدُهَا سِيرَتَهَا ٱلۡأُولَىٰ – ٢١

“Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula.” (QS. Thaha: 21)

Makna Lainnya

Makna lain dari keberadaan ular dalam mimpi adalah ia merupakan jelmaan dari anak manusia. Ular yang berukuran kecil, ketika seseorang melihatnya di dalam mimpi yang tiba-tiba keluar dari saluran kencing, maknanya menurut Ibn Sirin adalah bahwa ia akan dikaruniai seorang anak.

Ular juga merupakan simbol dari perempuan, ketika seseorang bermimpi memukul ular dan memotong-motongnya menjadi tiga bagian, maka dalam kehidupan nyata ia akan men-thalaq istrinya sebanyak tiga kali. Jika seseorang bermimpi membunuh seekor ular maka ia diprediksi akan menikahi seorang perempuan. Dikisahkan bahwa Ibn Sirin pernah ditanya tentang seseorang yang bermimpi tentang ular yang dilihatnya di dalam mimpi.

Fulan: “Aku bermimpi melihat seekor ular yang berlari dan aku mengikutinya, lalu ia masuk ke dalam lubangnya, saat itu aku tengah memegang sekop lalu aku menutup lubang tersebut dengan sekop.”

Ibn Sirin: “Apakah kamu sedang melamar seorang perempuan?”

Fulan: “Iya.”

Ibn Sirin: “Sebentar lagi engkau akan menikahinya dan memeroleh warisan darinya.”

Lalu pada akhirnya fulan tersebut menikahi perempuan itu dan tidak lama kemudian perempuan tersebut meninggal dunia serta meninggalkan warisan sebesar 7000 dirham.

Ibn Sirin sebagaimana orang pada umumnya, adakalanya salah dalam memberikan penafsiran terhadap sebuah mimpi, bisa jadi penafsiran Ibn Sirin berbeda dengan penafsiran ulama lain. Atau bisa pula ular yang sama di dalam mimpi orang yang berbeda memiliki makna yang berbeda, dan tidak bisa digeneralisir sedemikian rupa. Oleh sebab itu tidak tepat dikatakan bahwa seluruh prediksi Ibn Sirin pasti akan terjadi. Karena yang menentukan segalanya adalah Allah SWT.

Meski demikian, tradisi menafsirkan mimpi bisa menjadi khazanah tersendiri bagi umat Islam.

Sumber: Bincangsyariah.com

REKOMENDASI

Di Bulan Ramadan, Bekerja Untuk Menafkahi Keluarga Tetap Lebih Baik Daripada I’tikaf Di Masjid

Harakah.id – I'tikaf di masjid memang menjadi opsi ibadah yang dianjurkan dilakukan di Bulan Ramadan. Tapi, yang harus jadi catatan, bekerja...

Pas Sahur, Masih Bolehkah Kita Makan dan Minum Ketika Imsak Sudah Diumumkan? Ini Penjelasan...

Harakah.id - Ketika Imsak sudah diumumkan, mungkin sebagian dari kita masih bertanya; masih bolehkah kita menelan makanan dan menyeruput minuman? Apa...

Orang Mulia Meninggal Di Bulan Mulia, Ini Daftar Ulama-Ulama Nusantara yang Wafat di Bulan...

Harakah.id - Wafat di Bulan Ramadan konon merupakan keberkahan tersendiri bagi seseorang. Meninggalkan dunia di waktu mulia adalah satu tanda kemuliaan...

Larangan Berpuasa di Hari Syak, Hari Meragukan Apakah Ramadan Sudah Masuk Atau Belum

Harakah.id - Berpuasa di hari syak adalah praktik berpuasa yang dilarang oleh Islam. Hal itu dikarenakan, hari syak adalah hari yang...

TERPOPULER

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...