Beranda Kabar Program Kemaslahatan BPKH dan NU Care Bantu Pembangunan Asrama Mahasiswa baru PTIQ...

Program Kemaslahatan BPKH dan NU Care Bantu Pembangunan Asrama Mahasiswa baru PTIQ Jakarta

Harakah.idAsrama baru tersebut merupakan bagian dari bantuan Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI dan Pengurus Pusat (PP) NU Care-LAZISNU.

Institut PTIQ (Perguruan Tinggi Ilmu al-Qur’an) Jakarta menggelar acara Peresmian Asrama Mahasiswa Baru di Aula Hj Zaleha Sutowo, pada Selasa (26/10/2021). Asrama baru tersebut merupakan bagian dari bantuan Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI dan Pengurus Pusat (PP) NU Care-LAZISNU.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor PTIQ Jakarta, KH Nasaruddin Umar dan Wakil Rektor II PTIQ Jakarta, Syamsul Bahri Tanrere. Adapun pihak BPKH RI yang hadir pada kesempatan itu, Rahmat Hidayat selaku anggota Bidang Kesekretariatan Badan dan Kemaslahatan BPKH RI. Sementara dari PP NU Care-LAZISNU, hadir Abdur Rouf selaku sekretaris.

Rahmat Hidayat dari pihak BPKH menjelaskan, terkait sumber dana yang digunakan untuk Program Kemaslahatan, tidak berasal dari uang setoran haji, melainkan berasal nilai manfaat pengelolaan investasi Dana Abadi Umat (DAU).

“Sumber dana yang digunakan untuk Program Kemaslahatan BPKH, dalam hal ini untuk pembangunan asrama mahasiswa baru PTIQ, tidak berasal dari uang setoran haji, tapi dari nilai manfaat pengelolaan investasi Dana Abadi Umat (DAU). Dana tersebut disalurkan secara langsung maupun melalui mitra-mitra kerja sama, salah satunya adalah NU Care-LAZISNU,” jelas Rahmat dalam sambutannya.

Sementara itu, Abdur Rouf mengatakan bahwa kemitraan NU Care-LAZISNU dengan PTIQ harus berlanjut, tidak hanya yang terkait infrastruktur melainkan terkait dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Bahwa Institut PTIQ Jakarta merupakan lembaga yang paling tepat, karena terbukti para alumnusnya mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam hal pengabdian dan pelayanan keumatan,” ujar Rouf.

KH Nasaruddin Umar selaku Rektor, membenarkan hal yang disampaikan oleh Rouf, bahwa untuk menemukan alumni Institut PTIQ Jakarta tidaklah sulit.

“Misalnya jika ada masjid besar, dapat dipastikan imamnya adalah alumni PTIQ. Artinya, dana yang dikeluarkan oleh BPKH melalui LAZISNU, akan sangat bermanfaat dalam proses mengkader ulama yang kehadirannya sangat dirasakan oleh umat,” ungkap Kiai Nasaruddin Umar.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cinderamata, pembacaan doa oleh Bapak KH. Ahmad Dahuri, S.Q., M.A. direktur Ma’had Al-Qur’an, dan pemotongan pita oleh Dr. Rahmat Hidayat, S.E., M.T.

Pewarta: Idris Daulat
Penyunting: Wahyu Noerhadi

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...