Beranda Kabar Puluhan Orang Mengikuti Operasi Katarak Gratis, Terima Kasih NU dan Alfamart

Puluhan Orang Mengikuti Operasi Katarak Gratis, Terima Kasih NU dan Alfamart

Harakah.idAlhamdulillah hari ini bapak bisa mengikuti operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh pihak NU dan Alfamart.

Hari ini, Sabtu (10/4/2021), NU Care bekerjasama dengan Alfamart dan klinik Asshomadiyah mengadakan operasi katarak gratis yang diikuti oleh puluhan orang. Kegiatan ini berjalan dengan lancar.

Mustafa, seorang pemuda berusia 24 tahun, menunggu bapaknya yang sedang menjalani operasi katarak di klinik Asshomadiyah Medicare Centre, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Adalah Warsidi (65), bapak dari Mustafa, seorang buruh harian lepas yang mengikuti kegiatan operasi katarak gratis, yang digelar oleh NU Care-LAZISNU dari hasil donasi konsumen Alfamart, pada Sabtu (10/04/2021).

“Saya dan bapak asli sini, Cipayung. Sebelumnya bapak juga kontrol di sini (klinik Asshomadiyah). Bapak kurang lebih sudah tiga tahun (menderita) katarak. Dan alhamdulillah hari ini bapak bisa mengikuti operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh pihak NU dan Alfamart. Saya berterima kasih banyak,” ucap Mustafa.

Sementara itu, Cicih Sukaesih (52), yang juga tengah menemani ibunya menjalani operasi mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan biaya Rp 7 juta jika harus melakukan operasi katarak untuk ibunya di rumah sakit.

“Ibu saya Bu Ami dari Karawang. Usianya 68 tahun. Sudah dua kali kontrol di rumah sakit di Karawang, dan saat itu dinyatakan positif katarak. Dan kalau operasi di rumah sakit biayanya 7 juta rupiah. Alhamdulillah, di sini mendapatkan izin untuk operasi gratis. Alhamdulillah kebantu banget. Terima kasih kepada NU, Alfamart, mudah-mudahan barokah, bermanfaat untuk kami semua,” ungkap Cicih.

Penanggungjawab program kerjasama NU Care-LAZISNU dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Nur Hasan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program dari hasil penggalangan donasi di kasir Alfamart pada bulan Januari sampai Februari 2021.

“Hari ini NU Care bekerjasama dengan Alfamart dan klinik Asshomadiyah mengadakan operasi katarak gratis yang diikuti oleh puluhan orang dan berjalan dengan lancar,” kata Hasan di kantor NU Care-LAZISNU, Jakarta Pusat.

Masyarakat menunggu antrian untuk pelaksanaan operasi katarak gratis, hasil donasi yang dikumpulkan melalui kerja sama NU Care-Lazisnu dan Alfamart.

Sebelumnya, lanjut Hasan, NU Care-LAZISNU dan Alfamart pun mengadakan khitan gratis di klinik Asshomadiyah Medicare Centre untuk 100 anak, yang dilakukan secara bertahap.

“Setiap harinya ada 10 anak yang dikhitan, tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan. Selain operasi katarak dan khitan gratis, NU Care-LAZISNU dan Alfamart pun telah mengimplementasikan program dalam bentuk bantuan dana pendidikan, penyaluran sembako untuk duafa, dan juga layanan ambulans,” terangnya.

Corporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman, berharap bahwa kerjasama yang terjalin antara NU Care-LAZISNU dengan Alfamart dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Alhamdulillah, hasil kerjasama kami dari Alfamart dengan LAZISNU dalam program penghimpunan donasi konsumen Alfamart pada bulan Januari sampai Februari 2021, telah tersalurkan kembali kepada masyarakat, melalui LAZISNU,” ucap Rachman, via pesan tertulis.

Warga penerima manfaat program berfoto bersama sukarelawan.

Selanjutnya dari pihak Asshomadiyah Medicare Centre, dr Wan Nedra, mengatakan bahwa pihaknya sebagai pelaksana dan jejaring dari NU Care-LAZISNU aktif dalam kegiatan sosial.

“Kami banyak bekerjasama dengan LAZISNU sebelum ini. Jadi terima kasih sudah menghimpun kegiatan dan bekerjasama dengan Asshomadiyah. Terima kasih kepada LAZISNU, Pak Said Aqil Siroj, di bawah periode beliau, LAZISNU sangat berkembang dan yang jelas profesional dengan beragam aktivitas untuk masyarakat, kemudian dapat membantu kebutuhan masyarakat saat ini. Terima kasih juga kepada Alfamart, dana yang dikumpulkan sampai ke masyarakat melalui program-program yang sudah disusun oleh LAZISNU,” tuturnya.

Pewarta: Wahyu Noerhadi

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...