Beranda Kabar Ruangobrol Raih Penghargaan dari Kedutaan Austria, Inilah Alasannya

Ruangobrol Raih Penghargaan dari Kedutaan Austria, Inilah Alasannya

Harakah.idRuangobrol.id menyabet juara dalam gelaran Intercultural Achievment Award (IAA) 2021 kategori media. Media yang berdiri sejak 201i ini terpilih sebagai pemenang dengan mengusung konsep “Alternative Narrative from Credible Voices”.

Ruangobrol.id menyabet juara dalam gelaran Intercultural Achievment Award (IAA) 2021 kategori media. Media yang berdiri sejak 201i ini terpilih sebagai pemenang dengan mengusung konsep “Alternative Narrative from Credible Voices”.

Penghargaan dari Austria diterima pada Rabu 24 November 2021, seiring gelaran Simposium tentang Praktik Terbaik di Inisiatif Dialog Antarbudaya dan Antaragama.

“Kami fokus merespons isu-isu tentang radikalisme terorisme,” ungkap Putut Widjanarko Ph.D, mewakili ruangobrol.id.

Lebih lanjut, Putut menjelaskan ruangobrol.id yang mulai berdiri sejak awal 2018 khususnya merespons isu-isu itu melalui kekuatan “credible voices”. Artinya, melalui pengalaman dari mantan narapidana terorisme (napiter) maupun mereka yang berstatus returnee pernah “berhijrah” ke Suriah bergabung ke kelompok ISIS.

Pengalaman mereka tergelincir di lingkaran kelompok radikal teror ini kemudian dituangkan dalam berbagai bentuk kreatif. Mulai dari berbagai artikel dan berita, buku hingga film dokumenter.

“Sebagai narasi alternatif media,” lanjutnya.

Aneka produk kreatif itu dibuat secara rutin. Buku dibuat juga seiring dengan film dokumenter yang digarap. Di antaranya; Jihad Selfie, Pengantin, Seeking The Imam hingga teranyar The Mentors dengan bukunya “Menanti yang Kembali: Kumpulan Kisah dari Sebuah Upaya Reintegrasi Sosial Narapidana Terorisme”.

“Kami membuka diri untuk berkolaborasi,” sambung Putut Widjanarko.

Perwakilan Kedutaan Besar Austria di Jakarta, Phillip Roesl menyebut Ruangobrol memberikan narasi yang kredibel untuk melawan dan mencegah daya tarik propaganda ekstremis di Indonesia dengan menggunakan mantan anggota ISIS yang kembali untuk berbicara tentang pengalaman mereka.

“Hal ini memungkinkan Ruangobrol untuk mendekati audiensnya secara emosional dan memberikan alternatif yang kredibel. Kedutaan Besar Austria di Jakarta dengan bangga mendukung Ruangobrol dan menantikan kerja sama di masa depan,” kata Phillip, Jumat (26/11/2021).

Pemerintah Austria menggelar event ini sebagai penghargaan atas gerakan inisiatif masyarakat sipil yang mendorong dialog lintas budaya dan agama.

Hingga saat ini, penghargaan telah diberikan untuk karya luar biasa berkelanjutan, inovasi, media, isu-isu kontemporer dan integerasi khususnya pada seni, budaya, pemuda, hak asasi manusia dan pendidikan.

Penghargaan ini sudah mulai digelar sejak tahun 2014. Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Austria melalui Kementerian Federal untuk Urusan Eropa dan Internasional bekerjasama dengan Badan Pembangunan Austria (ADA), Dana Masa Depan Republik Austria (ÖZF) dan Dana Integrasi Austria (IF).

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

5 Ayat Al-Quran yang Menjadi Dalil Muslimah Punya Hak Untuk Bekerja

Harakah.id - Tulisan ini akan membahas lima ayat Al-Quran yang memberikan nilai-nilai filosofis, tentang kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal...

Kepemimpinan Militer Laksamana Keumalahayati, “Inong Balee” di Benteng Teluk Pasai

Harakah.id - Keumalahayati menempuh pendidikan non-formalnya seperti mengaji di bale (surau) di kampungnya dengan mempelajari hukum-hukum Islam, sebagai agama yang diyakininya. Beliau...

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...