Beranda Keislaman Ibadah Sahkah Shalatnya Makmum yang Ketinggalan Bacaan Fatihah Karena Imam Shalatnya Terlalu Cepat?

Sahkah Shalatnya Makmum yang Ketinggalan Bacaan Fatihah Karena Imam Shalatnya Terlalu Cepat?

Harakah.idBagaimana jika dalam shalat berjamaah, ada makmum yang ketinggalan bacaan fatihah dengan imam shalat, karena sang imam terlalu cepat dalam membaca fatihah.

Dalam melaksanakan sholat jama’ah, biasanya kita sering menjumpai imam sholat yang begitu cepat ketika menjadi imam. Entah itu cepat dalam bacaan-bacaan yang ada di dalam shalat maupun gerakannya.

Lalu bagaimana jika dalam shalat berjamaah, ada makmum yang ketinggalan bacaan fatihah dengan imam shalat, karena sang imam terlalu cepat dalam membaca fatihah. Misalnya makmum baru baca Al-Fatihah ayat ke 3, sang imam sudah rukuk, dan seterusnya. Apa yang harus dilakukan oleh makmum, dan apakah shalat sang makmum sah?

Membaca fatihah merupakan rukun yang wajib dibaca ketika shalat, baik itu shalat sendirian maupun shalat berjamaah. Tetapi, apabila dalam shalat berjamaah bacaan imam terlalu cepat dan makmum lambat dan belum sampai selesai membaca Al-Fatihah imam sudah rukuk, maka makmum wajib memutus bacaan Al-Fatihahnya, dan mengikuti imam untuk rukuk.

Baik itu makmum masbuq maupun muafiq, dengan catatan tidak tertinggal tiga rukun yang panjang. Tetapi jika masih ada waktu untuk menyempurnakan fatihahnya, maka makmum dianjurkan untuk menyempurnakan fatihahnya dan mengkuti dibelakang imam.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab Minhajut Tholibin wa Umdatul Muftin karya Imam Nawawi Juz 1 Hal 53;

وَإِنْ كَانَ بِأَنْ أَسْرَعَ قِرَاءَتَهُ وَرَكَعَ قَبْلَ إتْمَامِ الْمَأْمُومِ الْفَاتِحَةَ فَقِيلَ يَتْبَعُهُ وَتَسْقُطُ الْبَقِيَّةُ، وَالصَّحِيحُ يُتِمُّهَا وَيَسْعَى خَلْفَهُ مَا لَمْ يُسْبَقْ بِأَكْثَرَ مِنْ ثَلَاثَةِ أَرْكَانٍ مَقْصُودَةٍ، وَهِيَ الطَّوِيلَةُ. فَإِنْ سُبِقَ بِأَكْثَرَ. فَقِيلَ يُفَارِقُهُ، وَالْأَصَحُّ يَتْبَعُهُ فِيمَا هُوَ فِيهِ ثُمَّ يَتَدَارَكُ، بَعْدَ سَلَامِ الْإِمَامِ، وَلَوْ لَمْ يُتِمَّ الْفَاتِحَةَ لِشُغْلِهِ بِدُعَاءِ الِافْتِتَاحِ فَمَعْذُورٌ، هَذَا كُلُّهُ فِي الْمُوَافِقِ.

Bila imam shalat cepat bacaannya dan ia ruku’ sebelum makmum merampungkan bacaan fatihahnya menurut sebagian pendapat ulama makmum tinggal mengikuti imam ruku’ dan gugurlah sisa dari bacaan fatihahnya.

Sedang menurut pendapat yang shahih makmum harus menyempurnakan fatihahnya dan mengikuti dibelakang imam selagi ia tidak tertinggal tiga rukun shalat yang menjadi tujuan yaitu rukun-rukun shalat yang panjang (i’tidal dan duduk diantara dua sujud tidak termasuk rukun panjang.

Bila ia tertinggal hingga tiga rukun menurut sebagian pendapat hendaknya ia mufaraqah (memisahkan diri dari imam) sedang menurut pendapat paling shahih ia harus mengikuti imam dalam posisinya dan kemudian ia harus menambalnya setelah salamnya imam.

Kadar kecepatan bacaan imam yang dimaksud di atas adalah imam yang benar-benar cepat dalam membaca fatihahnya, sehingga makmum tidak menangi buat membaca fatihah atau menyempurnakannya. Maka makmum wajib mengikuti imamnya, dan tidak melanjutkan fatihahnya. (Nur Hasan)

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...