Beranda Keislaman Hadis Sejak Seribu Tahun Lalu, Para Ulama Telah Mengkaji Dimensi Kesehatan dalam Hadis...

Sejak Seribu Tahun Lalu, Para Ulama Telah Mengkaji Dimensi Kesehatan dalam Hadis Nabi

Harakah.idBerikut adalah daftar kitab Thibb Al-Nabawi, para pengarang dan tahun wafatnya.

Nabi Muhammad SAW memiliki cukup banyak pernyataan yang mengandung nilai kesehatan. Para ulama ahli hadis telah mengumpulkan sabda-sabda beliau yang berkaitan dengan tema ini. Bahkan, pengumpulan hadis-hadis kesehatan telah berlangsung pada masa yang paling awal bersamaan dengan proses kodifikasi hadis pada abad ketiga hijriah awal.

Berikut adalah daftar kitab Thibb Al-Nabawi, para pengarang dan tahun wafatnya. Sebagian masih ada yang dalam bentuk manuskrip yang memerlukan kerja filologi.

  1. Al-Thibb Al-Nabawi, Imam Ali Al-Ridha bin Musa Al-Kazhim bin Ja’far Al-Shadiq (203 H.)
  2. Kitab Al-Thibb Al-Nabawi, Abdullah bin Habib Al-Andalusi (238 H.)
  3. Al-Thibb Al-Nabawi, Ibnu Al-Sunni Abu Bakr Ahmad bin Muhammmad Al-Dinawari (364 H.)
  4. Al-Thibb Al-Nabawi, Al-Hafizh Abu Nu’aim Al-Ashbahani (430 H.)
  5. Al-Thibb Al-Nabawi (Al-Arba’in Al-Thibbiyyah Al-Mustakhrajah Min Sunan Ibni Majah, Abdul Latif Al-Baghdadi (629 H.)
  6. Al-Thibb Al-Nabawi, Al-Hafizh Dhiya’uddin Muhammad Abdul Wahid Al-Maqdisi (646 H.)
  7. Al-Syifa’ Fi Al-Thibb Al-Musnad Ila Al-Sayyid Al-Mustafa, Ahmad bin Yusuf Al-Tifasyi (651 H.)
  8. Al-Ahkam Al-Nabawiyah Fi Al-Shina’ah Al-Thibbiyyah, Ali bin Abdul Karim bin Thurkhan Al-Kuhhal Al-Hamawi (720 H.)
  9. Al-Thibb Al-Nabawi, Hafizh Syamsuddin Al-Dzahabi (748 H.)
  10. Al-Thibb Al-Nabawi, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah (751 H.)
  11. Arba’un Baban Fi Al-Thibb, Muhammad bin Abi Al-Fath Al-Ba’li Al-Hanbali
  12. Al-Manhaj Al-Sawi Wa Al-Manhal Rawi Fi Al-Thibb Al-Nabawi, Jalaluddin Al-Suyuthi (911 H.)
  13. Al-Manhal Al-Rawi Fi Al-Thibb Al-Nabawi, Muhammad bin Ahmad bin Thulun
  14. Risalah Fi Al-Thibb Al-Nabawi, Ibnu Hazm Al-Andalusi (456 H.)
  15. Al-Sair Al-Qawi Fi Al-Thibb Al-Nabawi, Muhammad bin Abdurrahman Al-Sakhawi (902 H.)
  16. Syifa’ Al-Anam Fi Thibb Ummah Al-Islam, Yusuf bin Muhammad Al-Sarmidi Al-Hanbali (776 H.)
  17. Al-Thibb Al-Nabawi, Ja’far bin Muhammad Al-Mustaghfiri (432 H.)
  18. Al-Thibb Al-Nabawi, Ibnu Al-Akfani (749 H.)
  19. Al-Thibb Al-Nabawi, Muhammad Al-Shafati Al-Zainabi
  20. Al-Thibb Al-Nabawi, Dawud bin Faraj
  21. Thibb Al-Nabi, Abul Qasim bin Hasan bin Muhammad Al-Naisaburi (406 H.)
  22. Al-Mukhtar Fi Ikhtishar Al-Thibb Al-Nabawi, Najmuddin Muhammad bin Muhammad Al-Ghazi (1061 H.)
  23. Al-Thibb Al-Nabawi, Abu Bakr Ahmad bin Abi Ashim Al-Dhahhak Al-Syaibani (278 H.)
  24. Laqth Al-Manafi’ Fi Al-Thibb, Ibnu Al-Jauzi (597 H.)
  25. Al-Thibb Al-Ruhani, Ibnu Al-Jauzi (597 H.)
  26. Tadzkirah Fi Al-Thibb Al-Nabawi, Badruddin Muhammad bin Ibrahim bin Jama’ah (733 H.)

Demikian daftar kitab hadis yang berbicara secara khusus mengenai kesehatan dalam hadis. Ada setidaknya dua puluh enam karya independen. Daftar ini belum mencakup hadis-hadis tentang kesehatan dalam kitab-kitab hadis umum, seperti kutub al-sittah, kutub al-tis’ah, al-masanid dan al-ma’ajim. Shahih Al-Bukhari memuat sekitar 80 buah hadis dalam pembahasan tentangn Thibb Al-Nabi.

REKOMENDASI

Demi 1 Hadis, Sahabat Nabi Ini Tempuh Jarak 4000 Km untuk Pastikan Hafalannya

Harakah.id – Kisah seorang sahabat yang rela menempuh jarak Madinah-Mesir hanya untuk mencocokkan satu hadis yang dihafalnya. Tidak...

Cara dan Waktu Puasa Syawal 6 Hari Harus Urut atau Boleh Terpisah-pisah?

Harakah.id – Cara dan waktu puasa Syawal 6 hari boleh dilakukan secara berturut-turut di waktu awal bulan, maupun secara terpisah-pisah di...

Dahulukan yang Mana? Ganti Utang Puasa Wajib Atau Berpuasa Syawal?

Harakah.id - Ganti utang puasa wajib atau berpuasa syawal? Mana yang harus dikerjakan dulu? Mungkin kalian bertanya-tanya. Dan simak artikel berikut...

4 Tujuan Puasa Yang Wajib Diketahui, Agar Ibadah Puasa Semakin Bermakna

Harakah.id - Puasa dalam Islam memiliki tujuannya sendiri. Berdasarkan petunjuk al-Quran, hadis, dan telaah para ulama, kita temukan sedikitnya empat tujuan...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...