Beranda Sejarah Sejarah Islam di Spanyol, Dari Ekspansi Sampai Migrasi (2)

Sejarah Islam di Spanyol, Dari Ekspansi Sampai Migrasi (2)

Harakah.idIslam di Spanyol punya sejarah panjang. Dahulu, Islam masuk bersama bangsa Arab yang melakukan misi ekspansi. Sekarang, khususnya bangsa Arab-Afrika Muslim datang ke semanjung Iberia sebagai imigran yang dianggap sebagai masalah nasional.

Sejarah Islam di Spanyol, diceritakan bahwa di Spanyol modern, setiap kali anggota persatuan Muslim ingin membangun masjid di sebuah kota, muncul protes lingkungan. Pada awalnya seperti mendukung, atau setidaknya tidak menghalangi dan/atau tidak dipertentangkan dengan otoritas lokal. Sikap kalangan berwenang setempat terhadap persoalan warga Muslim bisa diringkaskan dengan pengakuan mereka akan adanya tempat ibadat di tempat tempat pribadi (rumah pribadi, pusat komunitas, DLL), namun ada keengganan mereka untuk mengakui perlunya memberi umat Muslim fasilitas umum sebagaimana yang dinikmati gereja katolik (Moreras, 1999; 2003).

Dalam sejarah Spanyol modern, isu pengakuan ini selalu menjadi tonggak sejarah bagi otoritas politik dan warga negara dalam segala hal berkaitan dengan cara Spanyol menangani kehadiran kaum Muslim (zaman akhir) di wilayahnya. Umumnya, opini publik melakukan polling atas topik-topik ini mengungkapkan bahwa mayoritas warga Spanyol menghubungkan oposisi mereka kepada kaum imigran secara umum dan dengan komunitas Muslim secara khusus, terutama yang paling banyak, komunitas Maroko (Perez-Diaz et al, 2004). Ini adalah fakta bahwa di Spanyol isu Muslim dan Islam telah muncul di lingkup publik dengan gambaran yang agak kaku melekat padanya. Hampir semua berita imigran bernada negatif terkait dengan komunitas Muslim (Modood,etc, 2006: 143).

Dimulainya sejak adanya kepenguasaan Spanyol sampai dengan berakhirnya masa Islam yang dipimpin dari berbagai khalifah, Islam dapat melakukan suatu peradaban. Di mana dalam hal ini peradaban tersebut dibentuk dengan atas dasar asimilasi yang terjadi antara bangsa Spanyol dan warga Barbar dengan kultur Islam dan Bahasa Arab, selain itu juga dengan adanya kondisi perekonomian yang dalam hal ini dapat dikatakan sangat makmur. Semenjak lebih 7 abad, Islam ini memperoleh suatu keberhasilan, di mana hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya suatu prestasi yang didapatkan, dan kemajuan yang terjadi pada Islam ini memberikan dampak pada terbawanya bangsa Eropa pada kamajuan dunia (Napitupulu, 2019: 11).

Sebelum Islam masuk ke dalam kawasan Spanyol ini dikuasai oleh bangsa Romawai, pada masa tersebut sebutan yang dikenal untuk bangsa Romawi adalah bangsa adidaya selain Persia. Dalam catatan sejarah, adanya Islam dalam menguasai wilayah Spanyol ini terjadi masa kejayaan dan suatu kemajuan yang semakin terlihat. Adanya pernyataan ini ditandai dengan suatu hal yaitu terjadinya peningkatan terkait dengan pemasukan negara dan juga berbagai sektor, dan selain itu pula adanya suatu stabilitas politik dalam prakteknya dan juga didorong dengan adanya suatu kemajun dalam bidang ilmu dan kebudayaan (Zikwan, 2010) dalam (Napitupulu, 2019: 8).

Pada masa sejarah ilmu pengetahuan dan peradaban Islam, Spanyol mengalami suatu perkembangan yaitu dengan adanya penyebutan baru bagi kawasan Spanyol, yaitu yang dikenal dengan sebutan Andalusia, nama ini diambil dari sebutan tanah semenanjung Iberia. Andalusia ini merupakan suatu sebutan yang berasal dari kata vandalusia, yang memiliki arti adalah negeri bangsa vandal, hal ini dikarenakan pada bagian selatan semenanjung tersebut pernah menjadi wilayah kekuasaan bangsa vendal sebelum kawasan tersebut berhasil dikuasi oleh bangsa gothia barat yaitu pada abad V (Romdloni: 2).

Umat Islam pada masa kekuasaannya di Spanyol telah berhasil dalam mencapai kejayaan yang gemilang, hal tersebut terlihat dari adanya segala bentuk prestasi yang didapatkan, dan prestasi-prestasi tersebut pada keadannya memberikan pengaruh besar dalam bangsa Eropa dan dunia dengan adanya suatu kemajuan kompleks terutama dalam bidang intelektual.

Dalam kajian, terdapat beberapa ahli sejarah yang mengatakan bahwa suatu usaha yang digunakan dalam mengkaji suatu ilmu secara ilmiah di wilayah barat (Spanyol dan sekitarnya) yang dilakukan dengan berawal dari kawasan timur yaitu pada wilayah Baghdad dan sekitarnya. Maka dengan adanya hal tersebut masyarakat intelek muslim di wilayah barat memiliki rasa tanggung jawab kepada saudara mereka di bagian timur (Madkour, 1988: 53) dalam (Ubadah: 2008: 154).

Pada kawasan Spanyol yang sudah disebutkan pada sebelumnya, yaitu terkait dengan kawasan penting menjadi suat kawasan yang memiliki pusat kawasan kebudayaan. Daerah-daerah tersebut adalah meliputi Carvoda, Constantinopel, dan Baghdad. Dalam penyebaran kebudayaan tersebut disebutkan bahwa dalam kawasa Cordova memiliki 113.000 rumah, 70 perpustakaan, sejumlah toko dan ratusan masjid, bermil-mil jalan aspal yang memiliki kelebihan yaitu dengan adanya hiasan lampu-lampu yang berfungsi untuk penerangan jalan dan ada di setiap rumah-rumah. Adanya keunikan yang terjadi pada daerah Cordova ini mengakibatkan adanya minat untuk datang ke Cordova, mereka adalah suku-suku Zanatah Afrika Utara yang memiliki kekuatan, dari dinasti Idrisiyyah, dari raja-raja Kristen Prancis, Jerman dan Konstantinopel (Hitti, 1970: Shalani, 1984) dalam (Ubadah: 2008: 154).

Keberadaan ilmu pengetahuan yang disalurkan dari Islam sangat memberikan pengaruh besar dalam mecapai suatu masa kejayaan bangsa Eropa dan terutama pada Spanyol, atau yang dikenal dengan Andalusia tersebut. Pentingnya peran ilmu pengetahuan tersebut mendorong terajadinya suatu perkembangan pada ilmu pengetahuan tersebut yang pada akhirnya juga mendorong akan munculnya ilmu pengetahuan yang lain, dan tentunya bermanfaat dalam kehidupan bangsa Spanyol.

Andalusia merupakan suatu nama wilayah kekuasaan Muslim yang terletak di semenanjung Iberia, yang terletak di barat daya benua Eropa. Bagian tersebut terpecah menjadi dua negara, yaitu Spanyol dan Portugal. Orang Arab menyebutnya Al-Andalus yang berasal dari kata Vandal nama salah satu suku bangsa di Eropa (Shiddiqi, 1986), yang dimaksud dengan Andalusia dalam tulisan ini adalah “Islamic Spain” yaitu seluruh wilayah di semenanjung Iberia yang pernah dikuasai oleh muslim pada masa jayanya sejak dari Selat Gibraltar sampai ke pegunungan Pirenien di utara. Oleh karena itu mencakup pulau Cordova, Malaga, Seville, Saragosa dan Tolledo (Shiddiqi, 1986) dalam (Napitupulu, 2019: 6-7).

Dalam sejarah Islam di Spanyol, sebelum adanya kedatangan Islam, bangsa Spanyol dikuasai oleh bangsa Romawi. Pada saat itu bangsa Romawi dikenal sebagai bangsa adidaya selain Persia. Dalam catatan sejarah dikatakan bahwa dengan berhasilnya Islam merebut Spanyol, maka kejayaan dan kemajuan semakin menonjol. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pemasukan negara dari berbagai sektor, ditambah lagi dengan stabilitas politik yang mantap serta kemajuan ilmu dan kebudayaan (Zikwan, 2010) dalam (Napitupulu, 2019: 8).

Spanyol ditaklukkan oleh pasukan Islam pada masa Khalifah Al-Walid (705-715 M). Sebelum penaklukan Spanyol, umat Islam telah menaklukkan Afrika Utara yang kemudian menjadikan salah satu wilayahnya sebagai provinsi di bawah kendali Bani Umayyah. Maka tidak heran jika Afrika Utara dijadikan sebagai tolok ukur untuk menguasai wilayah Andalusia. Dalam hal ini, terdapat tiga pahlawan yang dianggap memiliki peran strategis yaitu Tarif ibn Malik, Tariq ibn Ziyad, dan Musa ibn Nusair (Yatim, 2008) dalam (Napitupulu, 2019: 8). Tarif dan 500 pasukan perangnya merupakan orang pertama yang menyeberangi laut antara Maroko dan benua Eropa (Syalabi, 1983) dalam (Napitupulu, 2019: 8).

Dalam ekspedisinya, Tarif dikatakan berhasil tanpa adanya suatu perlawanan. Setelah kemenangannya Tarif kembali ke Afrika Utara dengan membawa harta rampasan perang. Karena keberhasilan Tarif, maka Musa ibn Nusair pada tahun 711 M juga mengirim pasukan ke Spanyol sebanyak 7000 orang kali ini dipimpin oleh Tariq bin Ziyad (Hitti, 2008) dalam (Napitupulu, 2019: 8).

Penyerbuan itu merupakan usaha merintis dan menyelidik, kemudian Tarif kembali ke Afrika dan mendapatkan kemenangan serta membawa harta rampasan perang yang tidak sedikit jumlahnya (Mubarok, 2005) dalam (Napitupulu, 2019: 8).

REKOMENDASI

Muslim Tapi Musyrik, Kerancuan Stigma dan Pemikiran Kaum Salafi Terkait Konsep Kafir dan Syirik

Harakah.id - Muslim tapi Musyrik adalah stigma dan status yang tampaknya baru lahir belakangan ini. Penyebabnya adalah, ada sebagian kelompok yang...

Kalau Hidup Anda Terasa Sempit Dan Sesak, Coba Amalkan dan Baca Shalawat Fatih Pelapang...

Harakah.id – Shalawat Fatih ini cocok dibaca ketika anda merasa hidup sesak dan sempit. Di satu situasi, kita seringkali merasa hidup...

Kita Sering Diceritakan, Bahwa Di Awal Penciptaan, Seluruh Malaikat Bersujud Kepada Nabi Adam. Benarkah...

Harakah.id - Malaikat bersujud kepada Nabi Adam adalah hal atau peristiwa yang seringkali dikisahkan dalam kisah-kisah permulaan Adam diciptakan oleh Allah....

Syukur Bisa Diungkapkan Dengan Banyak Cara, Salah Satunya Dengan Sujud. Ini Doa Ketika Sujud...

Harakah.id - Sujud Syukur adalah salah satu bentuk ungkapan yang terima kasih dan bersyukur. Syekh Nawawi dalam Nihayah al-Zain, mengutarakan ada...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...