Sekelompok Manusia yang Lehernya Dipanjangkan Oleh Allah SWT Kelak di Hari Kiamat. Siapa Mereka?

0
Sekelompok Manusia yang lehernya Dipanjangkan Oleh Allah SWT Kelak di Hari Kiamat. Siapa Mereka?

Harakah.idDalam sebuah riwayat disebutkan, kelak di hari kiamat, akan ada orang-orang yang dipanjangkan lehernya oleh Allah SWT. Siapa mereka? Dan mengapa lehernya dipanjangkan oleh Allah SWT?

Dalam banyak riwayat dikisahkan, kelak di Hari Kiamat, ketika matahari hanya berjarak sejengkal dari kepala manusia yang berkumpul di Mahsyar, keringat akan mengucur deras, menjadi lautan dan akan menenggelamkan sebagian manusia yang beramal buruk ketika hidup di dunia.

Namun ada sekelompok manusia, yang lehernya dipanjangkan oleh Allah SWT. Sehingga mereka pun selamat, di tengah jutaan manusia yang tenggelam dan tersiksa karena keringatnya sendiri. Siapakah mereka?

Baca Juga: Perhatikan! Ada Tiga Jenis Mata yang Tidak Akan Pernah Tersentuh Api Neraka

Diriwayatkan dari Sahabat Mu’awiyah:

وعن معاوية رضي الله عنه قَالَ سَمِعْتُ رسول الله صلى الله عليه وسلم يقولُ المُؤَذِّنُونَ أطْوَلُ النَّاسِ أعْناقاً يَوْمَ القِيَامَةِ .رواه مسلم .

Aku mendengar Rasulullah bersabda, para tukang adzan adalah orang yang memiliki leher paling panjang kelak di hari kiamat

Adzan adalah satu ibadah yang memiliki banyak keutamaan dan kandungan pahala. Adzan juga merupakan tugas mulia yang hanya tidak semua orang mampu melakukannya. Adzan juga merupakan hal yang dianjurkan Nabi Muhammad saw kepada umatnya.

Dalam riwayat lain Nabi pernah menegaskan, bahwa andaikan manusia tahu pahala dan keutamaan yang ada dalam adzan dan shalat berjamaah di shaf paling pertama, maka niscaya mereka akan berebutan dan melakukannya meskipun dalam keadaan merangkak. Bahasa kiasan Nabi ini menyiratkan bahwa ada pahala dan keutamaan yang sangat besar menunggu bagi mereka yang istiqamah melantunkan adzan.

Hadis di atas adalah hadis simbolik. Manusia yang panjang lehernya adalah bahasa kiasan yang bermakna positif. Maksud yang terkandung di baliknya adalah keutamaan yang dimilikinya jauh lebih besar dibanding orang lain. Dan itu tergambar dari panjang lehernya.

Maka sudah selayaknya bagi muadzzin untuk mengeraskan suaranya ketika adzan. Selain agar manusia tahu bahwa waktu shalat sudah tiba, seluruh mahluk yang mendengarkan adzannya; hewan, manusia, tumbuh-tumbuhan bahkan bebatuan, akan menjadi saksi baginya kelak di hari kiamat.