Beranda Keislaman Muamalah Sekilas Tentang Ragam Hukum Menggugurkan Kandungan Dalam Islam

Sekilas Tentang Ragam Hukum Menggugurkan Kandungan Dalam Islam

Harakah.idSetiap nyawa manusia sangat dimuliakan dalam Islam. Karena itu, praktek menggugurkan kandungan sangat dilarang dalam Islam. Tapi ada juga praktek menggugurkan yang diperbolehkan. Begini penjelasannya…

Dikatakan oleh Imam Al-Ghazali, “bahwa menggugurkan kandungan merupakan tindak kejahatan terhadap bayi yang berada dalam kandungan. Adapun mengenai pengguguran kandungan ini terdapat beberapa tingkatan. Pertama, nuthfah yang berada dalam Rahim yang telah bercampur dengan indung telur wanita dan siap untuk hidup, di mana pengguguran terhadapnya dianggap sebagai tindak kejahatan.

Kedua, nuthfah tersebut telah menjadi segumpal daging, dimana pengguguran terhadapnya merupakan kejahatan yang lebih besar. Sedang tingkat ketiga adalah apabila telah ditiupkan ruh dan telah sempurna menjadi bayi, dimana pengguguran terhadapnya merupakan kejahatan yang dinilainya jauh lebih berat.”

Di dalam kitab Subulussalam disebutkan, “Pencegahan kehamilan yang dilakukan oleh seorang wanita dengan menggugurkan nuthfah yang belum ditiupkan ruh ke dalamnya, dalam hal ini terdapat dua pendapat yang berpijak pada hukum ‘azl: yaitu yang membolehkan ‘azl dan yang mengharamkannya, namun pendapat kedua dianggap lebih afdhal.”

Baca Juga: Menikahi Dua Perempuan Sekaligus Diperbolehkan dan Sah Secara Hukum, Dengan Catatan…

Sedangkan di dalam kitab Fiqhus Sunnah, Sayid Sabiq mengatakan “setelah nuthfah itu bersemayam dalam Rahim dan janin sudah berada dalam kandungan selama seratus dua puluh hari, maka tidak diperbolehkan untuk menggugurkannya. Karena jika hal itu dilakukan, maka berarti telah melakukan pembunuhan dan berhak mendapatkan hukuman di dunia maupun di akhirat.”

Dari Abdullah bin Mas’ud ra. ia menceritakan; bahwa Rasulullah Saw pernah memberitahukan kepadanya, di mana beliau adalah orang yang terkenal paling jujur: “sesungguhnya salah seorang diantara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam rahim ibu selama empat puluh hari. Kemudian menjadi segumpal darah, lantas segumpal daging, lalu diutus kepadanya malaikat yang diperintahkan empat hal, ditetapkan baginya rezeki, ajal dan amalnya, apakah akan sengsara atau bahagia.” (HR. Bukhari, Imam Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Mengenai hal ini, Imam Syafi’i berpendapat, pengguguran kandungan yang dilakukan sebelum 40 hari diperbolehkan. Catatannya, pengguguran diizinkan oleh pasangan suami istri dan tidak membahayakan ibu hamil juga dengan alasan darurat kesehatan.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...