Beranda Keislaman Hikmah Subhanallah, Begini Respon Rasulullah Saat Bertemu Penista Adzan

Subhanallah, Begini Respon Rasulullah Saat Bertemu Penista Adzan

Harakah.id – Dalam Al-Sunan Al-Kubra, Al-Baihaqi meriwayatkan sebuah hadis tentang penista adzan. Seorang sahabat Nabi bernama Abu Mahdzurah yang mencaci suara adzan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam (saw) adalah suri tauladan terbaik sepanjang masa bagi seluruh umat manusia. Sikapnya yang lembut mampu membuat orang yang awalnya memusuhi beliau menjadi orang yang sangat mencintai beliau.  Hal ini tercermin dalam kisah Abu Mahdzurah sebagaimana berikut.  

Dalam Al-Sunan Al-Kubra, Al-Baihaqi meriwayatkan sebuah hadis tentang penista adzan. Seorang sahabat Nabi bernama Abu Mahdzurah yang mencaci suara adzan.

Baca Juga: Inilah Bahaya Mencela Sahabat Nabi Muhammad SAW

Ketika itu Abu Mahdzurah berada di Hunain. Ia berpapasan dengan rombongan Nabi Muhammad dan para sahabatnya yang hendak beranjak meninggalkan Hunain. Di tengah perjalanan Rasulullah berhenti untuk mengerjakan shalat. Beliau pun memerintahkan salah seorang sahabatnya untuk mengumandangkan adzan. Abu Mahdzurah yang saat itu tengah duduk bersandar di suatu sudut mendengar suara adzan tersebut. Ia merasa terganggu dan berteriak protes serta menghina suara tersebut.

Mendengar teriakan itu Rasulullah pun memanggil Abu Mahdzurah. Alih-alih ingin menangkapnya beliau malah menyuruh Abu Mahdzurah untuk mengumandangkan adzan.

Abu Mahdzurah yang saat itu dikepung oleh Rasulullah dan para sahabatnya, tanpa menunjukkan rasa takut sedikit pun menyanggupi permintaan beliau. Rasul lalu mendektekan secara langsung kepada Abu Mahdzurah cara mengumandangkan adzan. Setelah didekte, Abu Mahdzurah langsung mengumandangkan adzan sesuai arahan Nabi Muhammad saw.

Baca Juga: Lukisan Tentang Nabi Muhammad SAW dalam Kebudayaan Islam

Seusai mengumandangkan adzan, Rasulullah tidak langsung meminta Abu Mahdzurah pergi, beliau menghadiahkannya sebuah bingkisan yang berisi sesuatu yang terbuat dari perak. Tidak hanya itu beliau juga mengusap kepala, wajah dan dada Abu Mahdzurah seraya berdoa, “barakallahu fika wa baraka ‘alaika.”

Merasa bahwa dia diperlakukan dengan sangat santun oleh Rasulullah, dan dia juga telah belajar cara mengumandangkan adzan, Abu Mahdzurah pun meminta agar ia diberi kesempatan untuk mengumandangkan adzan di Mekah Al-Mukaramah. Mendengar permintaannya, Rasulullah saw mengiyakan dan mengizinkannya untuk mengumandangkan adzan di Mekah.

Dari peristiwa ini, hilanglah rasa benci Abu Mahdzurah dan seketika itu berubah menjadi rasa cinta kepada Rasulullah saw.

Baca Juga: Dari Imam Madzhab Kita Belajar, Tabayyun Jadi Kunci Agar Tak Terprovokasi dan Saling Benci

Inilah sepenggal kisah bagaimana Rasulullah saw merespon orang yang menghina dan mengolok-olok beliau dan agamanya. Tidak dengan kekerasan, namun beliau merseponnya dengan sikap yang baik dan santun. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surah Ali-Imran ayat 159 sebaigaimana berikut,

فَبِمَا رَحۡمَةٖ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمۡۖ وَلَوۡ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلۡقَلۡبِ لَٱنفَضُّواْ مِنۡ حَوۡلِكَۖ فَٱعۡفُ عَنۡهُمۡ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُمۡ وَشَاوِرۡهُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu.”

Baca Juga: Humazah dan Lumazah, Dua Golongan Yang Dilaknat dalam Al-Quran
Baca Juga: Inilah Panduan Al-Quran untuk Aksi Bela Nabi, Lengkap dengan Argumen dan Caranya
Baca Juga: Para Habib dalam Sejarah Politik Islam, Dari Pecinta Hingga Pembenci yang Punya Rujukan Agama

REKOMENDASI

Muslim Tapi Musyrik, Kerancuan Stigma dan Pemikiran Kaum Salafi Terkait Konsep Kafir dan Syirik

Harakah.id - Muslim tapi Musyrik adalah stigma dan status yang tampaknya baru lahir belakangan ini. Penyebabnya adalah, ada sebagian kelompok yang...

Kalau Hidup Anda Terasa Sempit Dan Sesak, Coba Amalkan dan Baca Shalawat Fatih Pelapang...

Harakah.id – Shalawat Fatih ini cocok dibaca ketika anda merasa hidup sesak dan sempit. Di satu situasi, kita seringkali merasa hidup...

Kita Sering Diceritakan, Bahwa Di Awal Penciptaan, Seluruh Malaikat Bersujud Kepada Nabi Adam. Benarkah...

Harakah.id - Malaikat bersujud kepada Nabi Adam adalah hal atau peristiwa yang seringkali dikisahkan dalam kisah-kisah permulaan Adam diciptakan oleh Allah....

Syukur Bisa Diungkapkan Dengan Banyak Cara, Salah Satunya Dengan Sujud. Ini Doa Ketika Sujud...

Harakah.id - Sujud Syukur adalah salah satu bentuk ungkapan yang terima kasih dan bersyukur. Syekh Nawawi dalam Nihayah al-Zain, mengutarakan ada...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...