Beranda Keislaman Ibadah Sudah Rakaat Keempat atau Masih Ketiga Ya? Was-Was Ketika Salat dan Begini...

Sudah Rakaat Keempat atau Masih Ketiga Ya? Was-Was Ketika Salat dan Begini Cara Mengatasinya

Harakah.idWas-was ketika salat adalah hal lumrah yang kemungkinan besar pernah dialami semua orang. Lalu bagaimana cara dan solusi untuk mengatasinya?

Kita semua mungkin pernah merasakan was-was ketika salat. Bagaimana solusinya?

Pada saat salat, kita dianjurkan dalam keadaan khusyu dengan cara merenungi bacaan salat. Namun demikian, terkadang kekhusyuan itu terganggu karena adanya perasaan was-was seolah-olah ada yang keluar dari dubur, tetapi hal ini baru sebatas keraguan. Kasus semacam ini seringkali membingungkan kita. Dalam keadaan seperti ini, apakah kita harus membatalkan salat dan berwudu lagi?      

Nabi SAW. pernah bersabda,

إِذَا وَجَدَ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ حَرَكَةً فِي دُبُرِهِ فَأَشْكَلَ عَلَيْهِ أَحْدَثَ أَوْ لَمْ يُحْدِثْ فَلَا يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا

Apabila salah seorang dari kalian sedang salat, lalu merasakan adanya gerakan di duburnya, kemudian ia ragu apakah telah berhadas atau tidak, maka janganlah ia membatalkan salatnya hingga mendengar suara atau mencium baunya (HR. Ahmad).

Dalam hadis lain dikatakan,

وَإِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الشَّيْطَانُ فَقَالَ: إِنَّكَ أَحْدَثْتَ فَلْيَقُلْ كَذَبْتَ إِلَّا مَا وَجَدَ رِيحًا بِأَنْفِهِ أَوْ سَمِعَ صَوْتًا بِأُذُنِهِ

Apabila setan mendatangi salah seorang dari kalian, kemudian membisikan dan berkata, “Sesungguhnya engkau telah berhadas, maka katakanlah (kepada setan itu), “Engkau telah berbohong”, kecuali ia mencium baunya atau mendengar suaranya. (HR. Hakim).  

Kedua hadis di atas menegaskan bahwa, apabila kita was-was ketika salat, antara kentut atau tidak, maka kita tidak mesti memperdulikannya karena hal itu hanyalah gangguan atau bisikan setan, kecuali kita benar-benar yakin telah mencium bau kentut atau mendengar suaranya yang keluar dari dubur. Demikianlah penjelasan singkat mengenai masalah was-was ketika salat.

Semoga bermanfaat. 

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...