Beranda Tokoh Syekh Abdur Rauf Al-Sinkili: Sang Mujaddid Evolusioner dari Aceh

Syekh Abdur Rauf Al-Sinkili: Sang Mujaddid Evolusioner dari Aceh

Harakah.id Dari Aceh, Syekh Abdur Rauf Al-Sinkili berangkat ke Arabia. Selama masa 19 tahun, beliau belajar di sejumlah tempat yang tersebar sepanjang rute haji.

Abdur Rauf bin Ali Al-Fansur Al-Sinkili lahir sekitar tahun 1615 M. Abdur Rauf Al-Sinkili mendapatkan pendidikan awalnya di desa kelahirannya, Singkel. Terutama pendidikan itu beliau dapat dari ayahnya yang dikenal sebagai orang alim yang mengajarkan ilmu-ilmu keagamaan di Fansur. Masa itu, Fansur terkenal sebagai pusat pengkajian Islam serta penghubung antar Islam Melayu dengan Islam di Asia Barat dan Asia Selatan.

Baca Juga: Peran Para Habaib Keturunan Nabi Muhammad dalam Dakwah Islam di Nusantara

Dari Fansur, Abdur Rauf Al-Sinkili kemudian mengadakan perjalanan ke Banda Aceh, ibukota Kesultanan Aceh. Di sana dia belajar kepada beberapa ulama seperti Syekh Syamsuddin Al-Sumatrani pada usia belasan tahun.

Tahun 1642 M, Al-Sinkili berangkat ke Arabia. Selama masa 19 tahun di Arabia, Al-Sinkili belajar di sejumlah tempat yang tersebar sepanjang rute haji mulai Doha di Qatar, Yaman, Jeddah, dan akhirnya Makkah Madinah.

Baca Juga: Benarkah Nabi Adam Diturunkan di Aceh? Begini Penjelasan Para Pakar

Dari perjalanan itulah beliau bertemu dengan ulama-ulama dunia terkemuka. Di antaranya, Al-Qusyasyi dan Al-Kurani di Madinah, Ibrahim bin Abdullah bin Jam’an seorang muhaddis, Abdul Qadir Al-Barkhali seorang mufti Jeddah dan ulama-ulama hebat lainnya.

Mengenai karya, pemikiran, dan pembaruan, Al-Sinkili memilki karya yang jumlahnya tidak kurang dari 22 buah buku. Karya-karnya ini dapat dijadikan cerminan pemikiran dan pembaruan yang ia lakukan. Di antaranya, Mir’at al-Thullab fi Tashil Ma’rifat al-ahkam, Tarjuman al-Mustafid, Syarh Arba’in Nawawi, Al-Simth Al-Majid dan karya-karya lainnya.

Baca Juga: 6 Kelemahan Film Jejak Khilafah di Nusantara Bikinan HTI
Baca Juga: 3 Ulama Berdarah Jawa Yang Mewarnai Kurikulum Pendidikan Dayah di Aceh

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...