Beranda Tokoh Syekh Yusuf Al-Makassari, Penulis Kreatif & Perintis Tarekat Khalwatiyah Yusuf

Syekh Yusuf Al-Makassari, Penulis Kreatif & Perintis Tarekat Khalwatiyah Yusuf

Harakah.idDi kota kelahirannya, Syekh Yusuf Al-Makassari, dikenal juga dengan gelar Tuanta Salamaka. Beliau seorang ulama, mufti, pendiri tarekat, dan penulis kreatif.

Lahir di Moncong Loe, Goa, Sulawesi Selatan pada 3 Juli 1626 M. Beliau lahir setelah Islam diterima sebagai agama resmi di kerajaan Goa 1605 M, yakni setelah 21 tahun.

Nama aslinya yang terkenal adalah Syekh al-Hajj Yusuf Abu Mahasin Hadiyatullah Taj Al-Khalwati Al-Makassari Al-Bantani. Di kota kelahirannya beliau lebih dikenal dengan gelar Tuanta Salamaka.

Baca Juga: Sejarah Hidup Buya Hamka saat Masih Muda, Seorang Pembaca yang Baik

Syekh Yusuf dilahirkan di daerah yang dikuasai oleh kerajaan kembar, Goa dan Tallo yang merupakan hasil pembagian dari kerajaan Makassar pada abad ke-16. Berada di bagian semenanjung barat daya pulau Sulawesi. Sehingga kedua kerajaan ini sangat strategis sebagai jalur perdagangan rempah-rempah dan telah ramai dikunjungi para pedagang dari berbagai penjuru.

Sejak kecil Syekh Yusuf menampakkan tanda-tanda kecintaannya kepada ilmu pengetahuan keislaman. Dalam waktu yang relatif singkat ia berhasil menamatkan Al-Qur’an 30 juz. Kemudian beliau belajar nahwu, mantiq, balagah. Syekh Yusuf lebih banyak menghabiskan waktunya mendalami tasawuf dan aliran-aliran tarekat yang beraneka ragam.

Baca Juga: Cinta Tanah Air Tak Boleh Luntur, Cerita Perjuangan Melawan Kolonial dari Tanah Gowa

Konon, beliau menjadi murid dua syekh yang terkenal di daerah Makasar. Yaitu, Sayyid Ba ‘Alwi bin Abdullah Al-Allamah Ath-Thahir, seorang asal Arab yang mempunyai pondok di Bontoala dan Jalaluddin Al-Aydid, seorang Aceh yang datang dari Kutai dan mendirikan pengajian di Cikoang.

Kemudian beliau melanjutkan perjalanan ke Yaman berguru pada Syekh Abdullah Muhammad Abdul Baqi’ menerima tarekat Naqsabandiyah. Di Yaman, beliau mendapat ijazah Tarekat Al-Sa’adat dari Sayyid Ali.

Baca Juga: Kiai Wahid dan Upaya Memutus Monopoli Pelayaran Asing dalam Pelaksanaan Ibadah Haji di Indonesia Tahun 1951

Karya-karya tulis Syekh Yusuf hampir seluruhnya dalam bidang tasawuf dan tarekat. Karangan Syekh Yusuf cukup banyak dan ditulis dalam berbagai bahasa. Di antaranya bahasa Arab, seperti Zubdat al-Asrar fi Tahqiq Ba’d Masyarib al-Akhyar, Taj al-Asrar fi Tahqiq Masyarih al-Arifin, Mathalib al-Salikin, Fath Kaifiat al-Zikr, Safinat al-Najat, Bidayatul Mubtadi, dan karya-karya lainnya.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...