Beranda Keislaman Ibadah Tahukah Kamu, Berapa Kali Nabi Berpuasa Ramadan Sepanjang Hidupnya?

Tahukah Kamu, Berapa Kali Nabi Berpuasa Ramadan Sepanjang Hidupnya?

Harakah.id Nabi berpuasa Ramadan, sempat terbetikkah di benak kalian pertanyaan atau persoalan mengenai hal tersebut? Tepatnya, berapa kali Nabi melaksanakan puasa Ramadan di masa hidupnya?

Ramadan adalah bulan yang dipenuhi berbagai keberkahan. Puasa menjadi ibadah yang menandai kehadiran bulan ini. Puasa Ramadhan disyariatkan pada saat Rasulullah Saw berada di Kota Madinah. Di kota ini, Rasulullah Saw hidup kurang lebih sepuluh tahunan. Lalu, berapa kali Rasulullah Saw menemui bulan Ramadhan dan berpuasa di dalamnya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, maka kita perlu melihat kembali sejarah pensyariatan puasa ramadhan dan sejarah wafatnya Rasulullah Saw.

Ibn Sa’ad dalam Thabaqatul Kubra’ (1/213) menyebutkan sebuah riwayat dari Ibn Umar:

نزل فرض شهر رمضان بعدما صرفت القبلة الى الكعبة بشهر فى شعبان على رأس ثمانية عشر شهرا من مهاجر رسول الله

Perintah puasa bulan Ramadhan diturunkan satu bulan setelah turunnya syariat peralihan kiblat ke arah Ka’bah, tepatnya pada bulan Sya’ban 18 bulan setelah hijrahnya Nabi ke Madinah.

Berdasarkan penjelasan di atas cukup jelas bahwasanya kewajiban puasa Ramadan diturunkan pada bulan Sya’ban tahun kedua hijriah. Artinya Rasulullah Saw dan umat Islam kala itu telah menjalankan ibadah puasa satu bulan setelahnya, yaitu pada bulan Ramadhan tahun kedua Hijrah.

Selanjutnya untuk mengetahui berapa tahun total Nabi berpuasa Ramadan, maka kita perlu melihat waktu wafatnya Rasulullah Saw. Ibn Hajar dalam Fathul Bari (8/473) menyebutkan,

وفّي النبيّ -صلّى الله عليه وسلّم- يوم الاثنين الثاني عشر من ربيع الأوّل، في العام الحادي عشر للهجرة

Nabi Muhammad Saw wafat pada hari senin, tanggal 12 Rabiul awwal tahun kesebelas hijriah.

Berdasarkan perhitungan di atas, Nabi bertemu bulan Ramadhan dan menjalankan puasanya sejak Ramadhan tahun kedua hijriah hingga Ramadhan tahun kesepuluh. Sedangkan Ramadhan tahun kesebelas tidak sempat dirasakan oleh Rasulullah Saw mengingat beliau wafat pada bulan Rabiul Awwal. Kurang lebih lima bulan sebelum tibanya Ramadhan tahun tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Nabi menjalankan puasa Ramadhan sebanyak sembilan kali.

Fakta bahwa Nabi menjalankan puasa Ramadhan selama sembilan kali juga dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ (6/251),

صَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآله وسَلَّمَ رَمَضَانَ تِسْعَ سِنِينَ؛ لِأَنَّهُ فُرِضَ فِي شَعْبَانَ فِي السَّنَةِ الثَّانِيَةِ مِن الْهِجْرَةِ، وَتُوُفِّيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآله وسَلَّمَ فِي شَهْرِ رَبِيعٍ الْأَوَّلِ سَنَةَ إحْدَى عَشْرَةَ مِن الْهِجْرَةِ

Rasulullah SAW sempat berpuasa Ramadhan selama sembilan kali (sembilan tahun), mengingat kewajiban puasa turun pada bulan Sya’ban tahun kedua Hijrah, sedangkan Nabi wafat pada bulan Rabiul Awwal tahun kesebelas Hijrah.

Demikian informasi ini tentang berapa kali Rasulullah Saw melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Semoga bisa menambah wawasan buat kalian ya.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...