Beranda Keislaman Ibadah Tak Perlu Khawatir, Donor Darah Saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa

Tak Perlu Khawatir, Donor Darah Saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa

Harakah.idDonor darah, seperti halnya bekam, banyak dipertanyakan apakah ia membatalkan puasa atau tidak. Simak artikel ini untuk mendapatkan jawaban dan penjelasannya…

Sungguh mulia seseorang yang dianugerahi rasa solidaritas yang tinggi terhadap sesama. Islam sangat mengapresiasi spirit solidaritas kemanusiaan. Banyak sekali ayat, hadis dan perkataan ulama yang menjelaskan keutamaan sikap solider.

Di antara bentuk solidaritas adalah berbagai dengan mereka yang sedang tetimpa musibah dan membutuhkan bantuan. Saat ini membantu tidak harus dengan uang atau harta.

Darah yang kita miliki juga dapat dijadikan alat untuk membantu orang lain. Caranya adalah dengan mendonorkan darah kita melalui lembaga yang konsen pada penyediaan darah.

Tetapi, bagi seorang Muslim terkadang dengan mendonorkan darah hal itu akan menyebabkan lemas, terutama saat sedang berpuasa. Apakah mendonorkan darah termasuk perkara yang membatalkan puasa? Bagaimana penjelasan ulama tentang masalah ini?

Syekh Abu Syuja’ dalam kitab Matn Al-Taqrib mengatakan bahwa puasa dapat menjadi batal karena sepuluh perkara.

Yaitu (1) memasukkan sebuah benda secara sengaja ke perut atau kepala, (2) memasukkan benda melalui salah satu kubul atau (3) dubur, (4) menyengaja muntah, (5) menyetubuhi pasangan secara sengaja, (6) keluar mani akibat persentuhan langsung, (7) keluar darah haid, (8) keluar darah nifas, (9) mengalami gila, dan (10) keluar dari agama Islam.

Mendonorkan darah tidak termasuk salah satu perkara yang membatalkan puasa. Ibnu Abbas meriwayatkan,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ، وَاحْتَجَمَ وَهُوَ صَائِمٌ

Bahwa Nabi saw. berbekam saat beliau berihram. Dan beliau berbekam saat sedang puasa.  (HR. Al-Bukhari)

Berdasarkan hadis di atas, mengeluarkan darah bukanlah perkara yang dapat membatalkan puasa. Karena itu, mendonorkan darah tidak membatalkan puasa. 

Syekh Ali Jumah dalam fatwa yang diterbitkan lembaga Darul Ifta, Mesir, mengatakan, “Seperti hukum berbekam adalah mendonorkan darah. Ia tidak berpengaruh terhadap keabsahan puasa. Tetapi dengan syarat orang yang berpuasa merasa aman dari lemah dan sakit.”

Demikian ulasan singkat tentang hukum mendonorkan darah saat sedang berpuasa. Kesimpulannya, donor darah tidak membatalkan puasa karena bukan salah satu perkara yang dapat membatalkan puasa.

REKOMENDASI

Macam-Macam Zakat yang Harus Kita Bayar Ketika Memenuhi Syarat

Harakah.id - Macam-macam zakat ini wajib kita bayar jika telah memenuhi syarat. Secara garis besar, ada dua macam zakat, yaitu zakat...

Kiai Ridwan Menggambar Lambang NU, Muncul dalam Mimpi dan Disetujui Kiai Hasyim

Harakah.id - Kiai Ridwan menggambar lambang NU berdasarkan mimpi dari salat istikharah yang dilakukannya. Lambang yang kemudian disetujui Kiai Hasyim Asy'ari...

“Kunikahi Engkau dengan Mahar Hafalan Surat Ar-Rahman”; Romantis Sih, Tapi Apa Boleh?

Harakah.id - Mahar hafalan surat-surat dalam al-Quran kian trend. Pasangan laki-laki yang menikahi seorang perempuan, akan semakin tampak romantis dan islami...

Muhaddis Garis Lucu, Historisitas Argumen Keabsahan Hadis dan Hal-Hal yang Tak Selesai

Harakah.id - Muhaddis Garis Lucu menampilkan satu kondisi dan situasi periwayatan di masa lalu. Bahwa tradisi periwayatan yang kemudian menjadi bahan...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...