Beranda Tokoh Tidak Ada Perempuan yang Lebih Mulia dan Membuat Aisyah Cemburu, Kecuali Perempuan...

Tidak Ada Perempuan yang Lebih Mulia dan Membuat Aisyah Cemburu, Kecuali Perempuan Satu Ini…

Harakah.idTidak ada perempuan yang patut Aisyah cemburui. Sebagai seorang istri Nabi yang dikenal cerdas dan menjadi sabab turunnya wahyu, Aisyah memang spesial. Tapi Aisyah mengaku, ada satu perempuan yang membuatnya cemburu…

Aisyah binti Abu Bakar adalah satu-satunya perempuan yang Nabi Muhammad nikahi ketika masih muda dan perawan. Sisanya, istri-istri Nabi mayoritas adalah janda dan perempuan yang sudah dewasa. Maka tak heran jika kemudian Aisyah menjadi salah seorang istri yang sangat Nabi cintai. Semangat, gairah muda dan kecerdasan Aisyah adalah beberapa kelebihannya dibanding istri Nabi yang lain.

Karena itu, tidak ada alasan bagi Aisyah untuk cemburu kepada istri Nabi yang lain. Potensi yang ada di dalam dirinya membuat Aisyah cukup yakin bahwa Nabi Muhammad memiliki porsi cinta tersendiri untuk dirinya. Namun bukan berarti Aisyah bukan perempuan yang tidak memiliki rasa cemburu. Bahkan ia termasuk istri Nabi yang paling pencemburu, apalagi jika ada kaitannya dengan Khadijah binti Khuwaylid, istri Nabi yang pertama.

Hal ini diakui sendiri oleh Aisyah sebagaimana yang terlihat dalam riwayat berikut ini:

عن عائشة أنها قالت ما غرت على امرأة لرسول الله ﷺ كما غرت لخديجة لكثرة ذكر رسول الله ﷺ إياها وثنائه عليها وقد أوحي إلى رسول الله ﷺ أن يبشرها ببيت في الجنة

Aisyah berkata, “aku tidak pernah cemburu kepada istri-istri Rasulullah sebagaimana aku mencemburui Khadijah. Hal itu karena Rasulullah sering menyebut namanya dan memujinya. [selain itu], Allah SWT juga telah mewahyukan kepada Rasulullah untuk mengabarkan sebuah berita gembira bahwa ia telah disiapkan sebuah rumah di surga.

Khadijah binti Khuwaylid adalah salah seorang istri yang Nabi sangat cintai. Hal itu bisa dimaklumi karena beratnya perjuangan Nabi di masa-masa awal berdakwah dan Khadijah dengan setia menemaninya. Tidak hanya itu, Khadijah juga menyerahkan seluruh harta dan kekayaannya untuk dipakai di jalan Allah SWT dan untuk kepentingan dakwah Islam. Memori-memori masa-masa sulit bersama Khadijah tentu saja akan senantiasa membekas dalam diri Nabi Muhammad SAW.

Cemburunya Aisyah bukan cemburu dalam makna iri ataupun dengki. Cemburunya Aisyah adalah cemburu ghibtah. Cemburu yang positif, yang memicu seseorang untuk terus termotivasi dan terdorong melakukan perbuatan-perbuatan baik. Aisyah cemburu karena kontribusi Khadijah, kemuliaan, pengorbanan dan kesetiaannya kepada Nabi Muhammad SAW.

Dan faktanya, dalam sejarah, Aisyah membuktikan serta membayar kecemburuannya dengan memainkan peran yang juga tak kalah penting dalam kesuksesan dakwah Nabi Muhammad SAW dan tersampaikannya hadis-hadis beliau hingga kini.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...