Beranda Khazanah Tidak Seperti Manusia Pada Umumnya, Benarkah Rasulullah Tidak Dilahirkan Dari Lubang Kemaluan?...

Tidak Seperti Manusia Pada Umumnya, Benarkah Rasulullah Tidak Dilahirkan Dari Lubang Kemaluan? Begini Penjelasannya

Harakah.idRasulullah tidak dilahirkan dari lubang kemaluan. Ada keyakinan di kalangan para ulama, bahwa baik Nabi Muhammad maupun Nabi-Nabi yang lain, dilahirkan dari satu titik khusus. Ini menandakan soal kemuliaan dan keagungan para Nabi, utamanya Nabi Muhammad SAW.

Meskipun mengaku dan memiliki sifat-sifat kemanusiaan, Rasulullah tetap bukanlah manusia biasa. Ada banyak kekhususan yang Rasulullah miliki yang membuatnya lebih mulia dan lebih agung daripada manusia-manusia lainnya. Salah satu di antara kekhususan yang menunjukkan kemuliaanya adalah fakta bahwa Rasulullah tidak dilahirkan dari lubang kemaluan.

Pada umumnya, manusia lahir dari lubang kemaluan (farji) seorang perempuan. Ini adalah fakta medis yang mustahil dipungkiri. Namun dalam Kitab Nihayah al-Zayn disebutkan penjelasan mengenai bahwa Rasulullah tidak dilahirkan dari lubang kemaluan. Beliau dilahirkan dari lubang khusus yang berada di antara kemaluan dan pusar.

ونقل بعض الأفاضل عن القليوبى وعن جمع من المحققين أنه صلى الله عليه وسلم لم يولد من الفرج، بل من محل فتح فوق الفرج وتحت السرة والتأم في ساعته.

“Dinukil pendapat Imam al-Qalyubi dan mayoritas ulama bahwa Rasulullah tidak dilahirkan dari lubang kemaluan, akan tetapi dari sebuah tempat terbuka yang berada di atas kemaluan dan di bawah pusar yang mampu menutup kembali dalam sekejap.”

Apakah hanya Nabi Muhammad saja? Tidak. Seluruh Nabi dan Rasul dilahirkan melalui lubang yang sama.

ونقل عن القاضى عياض أن مثله صلى الله عليه وسلم في ذلك جميع الأنبياء والمرسلين

“Dinukil dari al-Qadi ‘Iyadl bahwasanya apa yang terjadi pada Nab Muhammad SAW juga terjadi pada seluruh Nabi dan Rasul.” Akan tetapi, ada perbedaan yang menunjukkan kekhususan Nabi Muhammad di antara para Nabi dan para Rasul. Apa itu?

لكن قال العلامة التلمسانى: وكل من الأنبياء غير نبينا مولودون من فوق الفرج وتحت السرة وأما نبينا فمولود من الخاصرة اليسرى تحت الضلوع ثم التأمل لوقته خصوصية له

“Menurut al-Allamah al-Tilmisani, seluruh nabi selain Nabi Muhammad SAW dilahirkan dari lubang yang berada di atas kemaluan dan bawah pusar. Sedangkan Nabi Muhammad dilahirkan dari pinggang sebelah kiri tepat di bawah rusuk yang mampu merapat kembali dengan sekejap. Hal itu merupakan kekhususan bagi Rasulullah.”

Syeikh Nawawi lalu melanjutkan penjelasannya,

فتحصل لك من هذه أنه لم يصح نقل بولادته من الفرج وكذا غيره من الانبياء. ولهذا أفتى المالكية بقتل من قال إن نبينا ولد من مجرى البول.

“Melalui hal tersebut muncullah kesimpulan bahwa tidak benar perkataan bahwa Rasulullah lahir dari lubang kemaluan, begitu juga para Nabi. Dari karena ini juga, ulama-ulama Maliki mengeluarkan fatwa untuk membunuh orang yang mengatakan kalau Nabi Muhammad lahir lubang tempat keluarnya kencing.”

Itulah penjelasan mengenai lokasi di mana Rasulullah dilahirkan. Allahumma Shalli ‘ala Sayyidina Muhammad…

REKOMENDASI

Surah Yang Dianjurkan dan Disunnahkan Dibaca Dalam Pelaksanaan Salat Idul Fitri

Harakah.id - Dalam pelaksanaan salat idul fitri, ada surah-surah yang sunnah dan dianjurkan untuk dibaca. Surah apa saja? Simak artikel di...

Mendamaikan [Kembali] Hisab dan Rukyat, Dua Metode Penentuan Awal-Akhir Bulan Dalam Penanggalan Hijriyah

Harakah.id - Hisab dan Rukyat adalah dua metode yang masyhur digunakan untuk menentukan awal dan akhir dalam penanggalan Hijriyah. Termasuk dalam...

Secercah Kisah Imam al-Bukhari dan Bapaknya; Catatan Singkat Sorogan Buku “Commentary of Forty Hadiths...

Harakah.id - Imam al-Bukhari adalah salah satu ulama yang kontribusinya tidak lagi bisa kita pertanyakan. Kitabnya, Sahih al-Bukhari, adalah kitab sahih...

Apakah Boleh Membayar Zakat Fitrah Menggunakan Uang Pinjaman Dari Rentenir?

Harakah.id - Apakah boleh membayar zakat dengan uang pinjaman dari rentenir, maka sebenarnya tak perlu ditanyakan, karena dia bukan tergolong orang...

TERPOPULER

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...