Beranda Keislaman Muamalah Alasan Haramnya Transaksi Jual-Beli Hewan yang Masih Berwujud Janin

Alasan Haramnya Transaksi Jual-Beli Hewan yang Masih Berwujud Janin

Harakah.idIslam melarang transaksi jual-beli yang penuh dengan ketidakjelasan dan spekulasi. Termasuk jual beli janin hewan. Ada setidaknya tiga alasan keharaman transaksi tersebut.

Di dalam kitab al-Muwatha’ Imam Malik, ada sebuah riwayat:

 عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : نَهَى عَنْ بَيْعِ حَبَلِ الْحَبَلَةِ ، وَكَانَ بَيْعًا يَتَبَايَعُهُ أَهْلُ الْجَاهِلِيَّةِ ، كَانَ الرَّجُلُ يَبْتَاعُ الْجَزُورَ إِلَى أَنْ تُنْتَجَ النَّاقَةُ ، ثُمَّ تُنْتَجَ الَّتِي فِي بَطْنِهَا

Artinya, “Yahya bercerita kepadaku, dari Malik, dari Nafi’, dari Abdullah ibn Umar bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang jual beli hablu al-hablah. Jual beli ini merupakan praktik jual-beli masyarakat Jahiliyah, dimana seseorang menjual unta yang akan dilahirkan oleh janin, namun janin itu masih ada dalam perut induknya (al-Muwatha, nomor hadits 1359). Dengan demikian, jual beli hablu al-hablah, yakni menjual janin unta yang masih dikandung induknya hukumnya haram.

Jual beli semacam dilarang karena beberapa alasan;

Pertama, jual beli janin dalam kandungan termasuk jual beli terlarang karena jahalah (tidak diketahui); sifat dan karakternya, tidak diketahui hidup atau matinya, pun tidak diketahui besar atau tidaknya. Karena tidak diketahui, maka bentuk dan segala hal terkait barang transaksi belumlah jelas.   

Kedua adalah karena hal itu mengandung unsur spekulatif (maysir). Karena barang yang ditransaksi dalam jual-beli belum dikatehui besar, kualitas dan kejelasan fisiknya, maka segala upaya melabelinya dengan harga adalah upaya-upaya yang spekulatif. Karena antara si pembeli dan penjual sama-sama belum tahu hewan yang akan lahir akan berbentuk seperti apa.

Ketiga, larangan melakukan jual beli hablu al-hablah disebabkan karena adanya unsur gharar (penipuan) di dalamnya. Unsur gharar muncul karena spekulasi yang muncul sebab ketidakjelasan barang. Si penjual bisa saja menjualnya dengan harga tinggi, meskipun pada akhirnya anak hewan yang keluar ternyata kecil dan cacat. Atau, si pembeli membelinya dengan harga yang sangat rendah, padahal ketika lahir si anak hewan tergolong besar dan berkualitas. Artinya, dalam transaksi yang spekulatif, kedua pihak besar kemungkinan akan dirugikan.

Inilah tiga alasan mengapa transaksi jual-beli hewan dalam kandungan haram. Hal yang sama juga berlaku dalam seluruh bentuk transaksi jual beli yang mengandung ketidakjelasan barang, spekulasi harga dan mengandung kemungkinan adanya penipuan.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...